Dalam grafik sektoral: sektor agribisnis, sektor industri dasar, sektor keuangan, sektor infrastruktur, sektor manufaktur, sektor pertambangan, sektor properti, dan sektor perdagangan, semuanya telah jatuh di bawah garis rata-rata 200 harian (SMA 200 D). Hanya sektor konsumsi saja yang masih berada tipis di kisaran SMA 200 D.
Dari semua indikator teknikal seperti yang dipaparkan di atas, baik secara jangka pendek, jangka menengah. dan jangka panjang, IHSG berada dalam kondisi tren penurunan (Bearish).
Pergerakan IHSG minggu ini, kami estimasi akan terkonsolidasi di kisaran 4.850 sebagai support dan 5.000 sebagai resistance.
Rupiah ditutup pada level Rp 13.335/US$. Sedangkan Crude Oil (WTI) ditutup pada posisi US$ 59,96/bbl.
Kisaran untuk pergerakan indeks berada di 4.852-5.000.
(dnl/dnl)











































