PT Austindo Nusantara Jaya (ANJT) berencana membangun pabrik kelapa sawit di Ketapang (Kalimantan Barat) pada awal 3Q 2015 dan diharapkan dapat selesai pada Oktober 2016. Pembangunan pabrik ini merupakan pabrik keempat yang dimiliki perseroan dan diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar US$ 15 Juta. Pada tahap awal pembangunan pabrik ANJT akan memasang satu line mesin baru; setelah beroperasi penuh perseroan akan menambah satu line mesing dengan kapasitas masing-masing 45 metrik ton per jam. Selain itu perseroan tengah merampungkan pembangunan pabrik sagu di Papua Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BBTN - Program satu juta rumah
Kementrian BUMN menyatakan PT Bank Tabungan Negara (BBTN) akan mendapat kucuran dana kelolaan dari BPJS Ketenagakerjaan untuk mendukung program satu juta rumah. Jumlah dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan yang berpotensi ditempatkan pada BBTN diperkirakan mencapai Rp 48.5 Triliun per tahun, dimana BPJS akan memberi kontribusi sekitar 300,000 unit rumah. Penyertaan dana tersebut dimungkinkan atas revisi perubahan Peraturan Pemerintah No. 99 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Aset Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang rencananya selesai pada 1 Juli 2015. Revisi tersebut memungkinkan penempatan dana kelolaan dari sebelumnya maksimal 5% menjadi 30% dari asset.
Â
DNET - Bisnis serat optik
PT Indoritel Makmur Internasional (DNET) mengalokasikan dana Rp 2.8 Triliun hingga 2017 untuk mengembangkan bisnis serat optik melalui anak perusahaan, PT Indoritel Persada Nusantara. Sebagian kebutuhan dana akan ditutup dari rencana penerbitan 1.41 miliar lembar saham baru dengan harga penawaran Rp 925 per lembar. Dari jumlah yang akan diterbitkan Tower Bridge Ventures Limited akan menyerap 1.1 miliar lembar. DNET memperkirakan potensi pelanggan mencapai lebih dari 1 juta pelanggan pada tahun 2017 dimana prospek industri serat optik di Indonesia masih cukup besar karena penetrasi broadband yang masih rendah.
Â
GIAA - Beli 30 pesawat Boeing
PT Garuda Indonesia (GIAA) memastikan akan membeli 30 pesawat tipe B 737 Max 8, pesawat berbadan sedang buatan Boeing dari kesepakatan bisnis tidak mengikat (letter of intent) pengadaan 90 pesawat dengan Airbus dan Boeing. GIAA menetapkan pengadaan 60 unit pesawat terbang lain sebagai opsi dengan pilihan menambah 30 pesawat tipe B787-900 Dreamliners dari Boeing dan 30 unit pesawat tipe A350XWB dari Airbus. Manajemen GIAA memastikan akan memilih satu pabrikan dari dua pabrikan pesawat dalam waktu enam bulan. GIAA akan memilih satu pabrikan karena perusahaan ingin mengoperasikan satu tipe pesawat untuk menghemat biaya operasional.
Â
UNTR - Target penjualan Scania
PT United Tractors (UNTR) menargetkan penjualan 100 unit bus Scania tahun ini dimana 50 unit sudah terjual ke Pemprov DKI Jakarta dalam bentuk bus gandeng, sisanya dari perusahaan otobus (PO). Karena bus Scania diimpor maka karoseri bus sudah dipersiapkan oleh perusahaan domestik. Kontribusi pejualan bus ke kinerja penjualan UNTR masih dibawah 10%. Selain menjual dalam bentuk bus, UNTR juga menjual Scania dalam bentuk truk untuk bisnis tambang dan sektor on-road seperti konstruksi dan perkebunan.
(ang/ang)











































