First Asia Capital: IHSG Cenderung Konsolidasi

First Asia Capital: IHSG Cenderung Konsolidasi

First Asia Capital - detikFinance
Jumat, 03 Jul 2015 08:49 WIB
First Asia Capital: IHSG Cenderung Konsolidasi
Jakarta - Rendahnya kekhawatiran krisis utang Yunani yang mendorong penguatan kembali pasar saham global telah berimbas positif pada perdagangan saham kemarin. Pelaku pasar kembali melakukan pembelian selektif sejumlah saham sektoral sehingga berhasil membuat IHSG ditutup menguat 40,718 poin (0,83%) di 4944,781. Saham-saham yang sensitif interest rate mendominasi aksi beli pelaku pasar, seperti saham perbankan, properti, jasa konstruksi dan pendukungnya. Nilai transaksi di Pasar Reguler meningkat mencapai Rp4,3 triliun di atas rata-rata harian Juni lalu sebesar Rp3,66 triliun.

Sementara tadi malam Wall Street tadi malam bergerak dalam rentang terbatas ditutup relatif flat. Indeks DJIA terkoreksi tipis 0,16% di 17730,11. Indeks S&P tutup flat di 2076,78. Pasar relatif tipis lebih banyak pemodal mengambil sikap wait and see menanti hasil refrendum Yunani Minggu ini dan libur akhir pekan menyambut hari kemerdekaan AS. Data tenaga kerja AS yang keluar menunjukkan pertumbuhan moderat dengan tingkat pengangguran di negara tersebut turun Juni lalu menjadi 5,3% dari bulan sebelumnya 5,4%. Juni lalu penambahan kesempatan kerja di AS mencapai 223 ribu turun dibandingkan Mei yang mencapai 254 ribu. Ini mengindikasikan pertumbuhan angka lowongan kerja melambat. Pasar kembali berspekulasi kenaikan tingkat bunga The Fed untuk pertama kali akan terjadi di awak tahun depan. Sedangkan di zona Euro indeks Eurostoxx terkoreksi 0,94% di 3463,25 akibat aksi ambil untung karena masih menanti hasil refrendum Yunani terkait langkah lanjutan penyelesaian utang Yunani.

Pada perdagangan akhir pekan ini, IHSG diperkirakan cenderung bergerak konsolidasi dalam rentang terbatas. Peluang penguatan lanjutan akan dibayangi aksi ambil untung jangka pendek. IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 4910 dan resisten menguji 4970.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads