Dalam grafik mingguan, IHSG sampai dengan akhir minggu kemarin, masih berada dalam fase konsolidasi di 4.850-5.000.
Dari indikator teknikal. IHSG berhasil melewati garis EMA 20 D. MACD, memberikan sinyal golden cross walaupun masih berada di area negatif dan histogram melewati centerline pada 22 Juni 2015. RSI, mendekati area overbought. PSAR, memberikan sinyal uptrend.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Level 5.000 akan menjadi titik yang krusial dalam beberapa hari ke depan. Jika kembali gagal melewati 5.000, maka IHSG akan kembali ke area 4.900-4.950. Estimasi pergerakan indeks hari ini masih berada di 4.920-5.015.
Pasar global secara keseluruhan ditutup bervariasi pada akhir minggu kemarin. Pasar saham di China, Shanghai sudah mengalami penurunan yang sangat signfikan. Shanghai sudah mengalami penurunan -26% dari tertingginya di 5.023 di Juni 2015.
Harga minyak WTI, kembali ditutup turun di US$ 55 per barel. Target penurunan selanjutnya berada di level US$ 53 dan US$ 58 akan menjadi resistance. Dari indikator teknikal menunjukan bahwa harga minyak WTI masih akan terkoreksi menuju kisaran support di US$ 53.
(dnl/dnl)










































