Sementara itu, akhirnya bursa Wall Street kembali rebound pasca mengalami pelemahan sejak akhir pekan lalu. Indeks Dow Jones naik sebesar 0,53% ke level 17,776.91, S&P 500 naik sebesar 0,61% menjadi 2,081.34 dan Nasdaq menguat tipis sebesar 0,11% ke level 4,997.46. Penguatan bursa AS di tengah rilisnya data Trade Balance bulan Mei yang mengalami penurunan dari sebelumnya -$40,90B menjadi -$41,87B. Penyelesaian bailout utang Yunani yang masih bergulir lantas tidak membuat bursa AS melemah pada perdagangan kemarin. Namun, penurunan harga komoditas yang membuat saham-saham perusahaan pertambangan anjlok khawatir akan membuat bursa AS kembali mengalami pelemahan.
Kami memperkirakan IHSG masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan flat di tengah menurunnya data cadangan devisa Indonesia dan terkoreksinya beberapa indeks di bursa Asia pada pagi ini. Secara teknikal, IHSG berada di bawah garis Bollinger band. Di samping itu, beberapa indicator seperti indicator MFI, RSI dan William%R terlihat bergerak melemah. Indikator Stochastic Oscillator juga bergerak membentuk pola deadcross yang mengindikasikan akan adanya pelemahan. IHSG diprediksikan akan bergerak di kisaran 4,880 β 4,980.
(ang/ang)











































