Potensi dan probabilitas penurunan IHSG untuk menembus 4.800 mempunyai probabilitas yang relatif besar.
Dalam beberapa hari ke depan yang mulai memasuki pra liburan Hari Raya Idul Fitri, Volume perdagangan akan cenderung relatif rendah dan sepi. Para Investor dan trader akan mulai mengamankan posisinya menjelang liburan panjang, dan cenderung akan memegang posisi cash.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks bursa saham Amerika kembali mengalami penurunan yang tajam. Untuk yang kedua kalinya DJIA dan S&P 500 kembali ditutup di bawah MA 200 D, namun NASDAQ masih cukup kuat jauh di atas MA 200 D.
Begitu pun juga dengan indeks bursa saham Asia yang kembali turun tajam, dipicu dari penurunan indeks Shanghai dan Hang Seng. Indeks bursa saham Eropa relatif bervariasi setelah mengalami penurunan dalam beberapa hari sebelumnya.
Secara teknikal, Indeks bursa saham global berada dalam kondisi tren penurunan (bearish).
Harga minyak WTI ditutup di bawah garis support US$ 53/barel, mendekati kisaran US$ 50/barel. Level US$ 50/barel akan menjadi kunci support untuk pergerakan harga minyak WTI di masa yang akan datang.
(dnl/dnl)











































