Oso Securities: IHSG Cenderung Kembali Terkoreksi

Oso Securities: IHSG Cenderung Kembali Terkoreksi

Oso Securities - detikFinance
Kamis, 09 Jul 2015 08:52 WIB
Oso Securities: IHSG Cenderung Kembali Terkoreksi
Jakarta - Setelah sempat bergerak menguat yang diikuti aksi beli, IHSG berakhir dengan posisi masih belum bisa beranjak dari zona merah pada perdagangan Rabu kemarin (8/7). IHSG melemah 0,70% atau 34,48 poin ke level 4,871.57. Tergerusnya perekonomian China berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang membuat IHSG pun menjadi lemah. Selain itu, cadangan devisa dan penjualan Ritel Juni yang menurun juga memicu IHSG berada pada posisi negatif. Mayoritas indeks sektoral bergerak inline dengan IHSG dengan pelemahan terdalam dialami oleh sektor misc industry yakni sebesar 2,84%. Hanya sektor consumer goods dan trade yang mampu menguat yang masing-masing mengalami kenaikan sebesar 0,32% dan 0,09%. Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 60,02 miliar.

Sementara itu, pergerakan bursa China yang terus mengalami penurunan membuat pelaku pasar khawatir dengan pertumbuhan ekonomi China memberikan efek negatif kepada perekonomian global. Hal ini menyebabkan bursa Wall Street tersungkur dimana Indeks Dow Jones mencatatkan pelemahan sebesar 1,47% ke level 17,515.42, S&P 500 melemah sebesar 1,67% ke level 2,046.68 dan Nasdaq juga turun sebesar 1,75% ke level 4,909.76. Pelemahan terjadi di tengah data positif dari MBA Mortgage Applications yang naik dari sebelumnya sebesar -4,7% menjadi 4,6%.

Kami memperkirakan IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan kembali mengalami koreksi. Secara teknikal, IHSG hampir menembus batas lower bollinger band. Semua indikator kompak bergerak melemah dimana Indikator MACD Histogram terlihat berpotensi membentuk deadcross setelah beberapa minggu sebelumnya bergerak sideways. Sedangkan indikator Stochastic Oscillator bergerak memasuki area oversold. IHSG diperirakan akan bergerak di kisaran 4,845 – 4,910.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads