Oso Securities: IHSG Cenderung Melemah Setelah Lebaran

Oso Securities: IHSG Cenderung Melemah Setelah Lebaran

Oso Securities - detikFinance
Rabu, 22 Jul 2015 08:55 WIB
Oso Securities: IHSG Cenderung Melemah Setelah Lebaran
Jakarta - Sehari sebelum libur lebaran (15/7), IHSG ditutup merosot sebesar 0,65% atau 31,96 poin ke level 4,869.85 berbanding terbalik dengan bursa Asia yang mayoritas mengalami penguatan setelah rilisnya beberapa data ekonomi China yang positif seperti data retail sales dan dan GDP Growth Kuartal II dari 1,3% mejadi 1,7% qoq. Rilisnya data Trade Balance Indonesia bulan Juni yang mengalami penyusutan dari US$ 108 milar menjadi US$ 0,48 miliar mendorong IHSG ke jurang pelemahan. Rata-rata indeks sektoral yang menunjukkan angka minus juga menjadi pendukung IHSG masuk ke zona negatif. Tercatat hanya sektor basic industry dan sektor consumer goods yang mampu menguat dimana masing-masing mengalami kenaikan sebesar 0,28% dan 0,16%. Menjelang libur lebaran transaksi perdagangan saham terbilang tidak terlalu ramai. Investor justru lebih memilih melepas saham dengan melakukan aksi jual pada hari kemarin demi meminimalisir resiko kerugian yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Investor asing membukukan net sell sebesar Rp 291,27 miliar.

Sementara itu, bursa Wall Street juga bergerak bervariasi selama libur lebaran. Indeks Dow Jones ditutup melemah sehari menjelang liburan ke level 18,050.17 kemudian menguat di hari berikutnya. Namun indeks Dow Jones menunjukkan pergerakan yang tidak stabil sehingga setelah itu kembali melemah. Hingga pada perdagangan kemarin indeks Dow Jones merosot ke level 17,919.29. Selain itu, indeks S&P 500 terus mengalami pelemahan sepanjang libur lebaran kemarin dimana data terakhir mencatatkan indeks berada di level 2,119.21. Sedangkan Nasdaq hampir sama dengan indeks Dow Jones yang juga bergerak bervariasi selama liburan. Pada hari terakhir perdagangan Nasdaq terlihat berada di level 5,208.12. Pergerakan bursa AS yang tergolong mixed didukung dari rilisnya beberapa data ekonomi AS yang juga bervariasi. Data MBA Mortgage Applications dan CPI MoM Juni tercatat mengalami penurunan yakni menjadi -1,9% dan 0,3%. Sedangkan data Empire Manufacturing, Industrial Production MoM Juni, Initial Jobless Claims dan Housing Starts menunjukkan sentiment positif terhadap bursa AS.

Kami memprediksikan IHSG masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Secara teknikal, IHSG terlihat berada di bawah garis middle Bollinger band. Indikator Momentum terlihat sudah membentuk deadcross. Sedangkan indicator MACD masih bergerak sideways. IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4,825 – 4,900.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads