Kenaikan yang terjadi pada Durable Goods Orders AS yang meningkat 3,4% dari sebelumnya 3,2% tampaknya tidak mampu mengalahkan sentimen dari China sehingga Bursa Wall Street kembali ditutup negatif. Bursa China yang terjun bebas sebesar 8.48% pada perdagangan kemarin menimbulkan kekhawatiran para pelaku pasar bahwa pertumbuhan China akan melambat yang akan berpengaruh terhadap mitra dagang. Selain itu pelaku pasar masih menanti pertemuan bank sentral AS pada hari ini yang akan membahas mengenai kenaikan tingkat suku bunga AS.
Pada perdagangan hari ini kami perkirakan akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan melemah. Kekhawatiran pelaku pasar terhadap bursha China ditengah penantian rilisnya data Money Supply Indonesia hari ini akan menjadi penggerak pada perdagangan nanti. Secara techical indikator stochastic oscilator bergerak menuju area oversold dengan indikator RSI yang juga bearish. IHSG diperkirakan akan bergerak pada kisaran 4699- 4,866.
(ang/ang)











































