Sedangkan saham sektoral lainnya umumnya bergerak di negatif area. Saat ini pasar tengah menanti rilis pertumbuhan ekonomi kuartal dua. Kekhawatiran perlambatan ekonomi domestik di tengah depresiasi rupiah atas dolar AS telah menghambat peluang penguatan lanjutan. Sementara Wall Street tadi malam kembali bergerak di teritori negatif untuk tiga hari perdagangan. Indeks DJIA dan S&P masing-masing koreksi 0,27% dan 0,22% di 17550,69 dan 2093,32. Koreksi terutama dipicu sentimen kinerja kuartal dua emiten yang di bawah ekspektasi seperti Allstate Corp., CVS Health Corp, dan koreksi lanjutan saham Apple. Sedangkan harga komoditas tadi malam berhasil rebound setelah tertekan dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Harga minyak mentah di AS rebound 1,78% di USD46,37/barrel.
Melanjutkan perdagangan hari ini, pergerakan IHSG diperkirakan masih akan terbatas cenderung di teritori negatif. Perdagangan cenderung didominasi saham-saham lapis dua dan tiga dipicu sentimen penurunan harga minyak mentah dan depresiasi rupiah atas dolar. IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 4750 dan resisten di 4810.
(ang/ang)











































