Kenaikan bunga The Fed akan menekan harga aset beresiko seperti saham. Sementara Wall Street tadi malam kembali bergerak di teritori negatif. Indeks DJIA dan S&P masing-masimg koreksi 0,69% dan 0,78% tutup di 17419,75 dan 2083,56. Indeks teknologi Nasdaq koreksi 1,62% di 5056,44. Koreksi terutama dipicu tekanan jual di saham-saham bioteknologi sebagai respon atas pencapaian kinerjanya di bawah ekspektasi. Selain sentimen pencapaian laba 2Q15, koreksi yang terjadi di Wall Street turut dipicu spekulasi pasar atas kenaikan tingkat bunga The Fed September mendatang menyusul laporan tenaga kerja Jumat ini. Tingkat pengangguran AS Juli diperkirakan berada di 5,3% dengan penambahan kesempatan kerja 223 ribu.
Memasuki perdagangan akhir pekan ini, IHSG diperkirakan akan bergerak fluktuatif menyusul meningkatnya kekhawatiran pelemahan rupiah atas dolar AS menjelang kenaikan tingkat bunga The Fed. Pasar juga tengah menanti data cadangan devisa Indonesia yang dirilis akhir pekan ini dan dikhawatirkan akan turun dibandingkan bulan sebelumnya. IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 4780 dan resisten di 4850 cenderung koreksi.
(ang/ang)











































