Jakarta - Akhir pekan kemarin IHSG kembali ditutup melemah, tertekan oleh pelemahan yang terjadi pada bursa Asia dan pelemahan rupiah. IHSG melemah 0.75% ke level 4,770.30. Hampir seluruh sektor di BEI mengalami pelemahan, hanya sektor trade dan consumer goods yang mampu mengalami penguatan. Investor asing masih mendominasi aksi jual pada perdagangan akhir pekan kemarin dengan mencatatkan net sell sebesar Rp 259.72 miliar.
Sementara itu bursa Wall Street pada akhir pekan kemarin juga ikut mengalami pelemahan. Pelamahan terjadi seiring dengan rilisnya data non farm payroll yang turun dari periode sebelumnya, hanya 215K dari sebelumnya 231K, lebih rendah dari ekspektasi pelaku pasar yaitu 223K menjadi katalis negatif yang mampu menyeret bursa AS ke zona merah.
Tidak jauh berbeda dengan bursa Amerika, Bursa Eropa juga ikut ditutup melemah pada akhir pekan kemarin. Belum adanya sentimen positif yang mampu mengangkat bursa Eropa untuk rebound. Pelemahan tertinggi terjadi pada indeks DAX yang turun sebesar 0.81% ke level 11.490.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan hari ini IHSG diprediksikan akan bergerak volatile dengan kecenderungan menguat terbatas. Secara teknikal IHSG berada di bawah area lower bollinger band, volume MACD histogram terlihat lemah. Selain itu indikator RSI juga terlihat melanjutkan pelemahannya. Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak pada kisaran 4740-4810.
(ang/ang)