OSO Securities: Ada Peluang IHSG Rebound

OSO Securities: Ada Peluang IHSG Rebound

OSO Securities - detikFinance
Kamis, 13 Agu 2015 08:55 WIB
Jakarta - IHSG kembali terjun bebas, sentimen negatif akibat devaluasi mata uang yuan masih berlanjut, yang membuatIHSG terkoreksi dalam sebesar 3,09% ke level 4,479.49 ini merupakan level terendah sejak awal tahun. Reshuffle kabinet ternyata hanya mampu mengangkat rupiah dari seblumnya sempat menyentuh di level 13,900an dan akhirnya ditutup di level 13,800, namun tidak mampu mengangkat Bursa saham untuk bergerak naik. Seluruh indeks sektoral ditutup di zona merah, dengan pelemahan tertinggi terjadi pada sektor Agriculture yang turun sebesar 4.66% ke level 1,729.79. Pelaku pasar asing masih wait and see dan memilih untuk mengamankan uangnya dengan melakukan aksi jual sebesar Rp 763 miliar.

Semalam indeks utama di bursa AS ditutup mixed, indeks S&P 500 menguat sebesar 0.10% ke level 2,086.05 dan indeks Nasdaq naik 0.15% ke level 5,044.39, sedangakan indeks Dow Jones hanya mengalami koreksi tipis 0.33 poin, dengan tetap berada di level 17,402.51. Rilisnya data pembukaan lapangan pekerjaan baru bulan Juni yang turun menjadi 5.249M dari sebelumnya 5.357M atau lebih rendah dari ekspektasi pasar yaitu sebesar 5.3M menjadi katalis negatif yang mampu menahan bursa AS untuk terbang tinggi.

Berbeda dengan bursa Amerika, semalam Bursa Eropa masih mealanjutkan pelemahannya dengan kembali ditutup di zona merah. Sentimen negatif dari devaluasi Yuan masih membayang- bayangi para pelaku pasar. Selain itu Rilisnya data industrial production bulan Juni di kawasan Eropa yang turun sebesar -0.4% dari sebelumnya -0.2% semakin membuat kekhawatiran pelaku pasar terhadap perekonomian Eropa kedepan. Indeks dari bursa UK turun sebesar 1.4% ke level 6,571.19, Indeks bursa Jerman melemah 3.27% ke level 10,924.61 dan indeks bursa prancis terkoreksi paling dalam sebesar 3.4% ke level 4,925.43

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pasca mengalami koreksi yang cukup dalam selama dua hari berturut-turut, IHSG berpeluang mengalami teknikal rebound. Namun, kami tetap menghimbau kepada investor untuk mewaspadai depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Secara teknikal, IHSG mengalami breakdown yang menyebabkan IHSG langsung berada pada area oversold.. Kami perkirakan IHSG akan bergerak pada kisaran 4440-4510.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads