Lesunya pasar saham nampaknya telah mewabah ke seluruh penjuru dunia. Dimana bursa Amerika dan Eropa ikut terguncang cukup dalam ditengah belum adanya sentimen positif baik dari negara adidaya maupun negara tirai bambu. Indeks Dow Jones turun sebesar 3.57% ke level 15,871.35, indeks S&P 500 melemah sebesar 3.94% ke level 1,893.21 dan indeks Nasdaq terkoreksi sebesar 3.82% ke level 4,526.25. Pelemahan ekonomi dunia juga semakin menekan harga komoditas, dimana mayoritas komoditas harganya masih terkerek turun, dengan penurunan terbesar yaitu pada komoditas Nickel dan Tins yang masing-masing melemah sebesar 6.72% dan 5.67%. Selain itu harga minyak juga masih berada di bawah level U$$ 40/barrel.
Kami perkirakan IHSG masih akan melanjutkan pelemahannya seiring kekhawatiran pelaku pasar terhadap perekonomian China. Secara teknikal candIe IHSG telah keluar dari lower bollinger band. Indeks stochastic oscilator semakin melemah, diikuti oleh pelemahan yang terjadi pada MACD histogram. Selain itu indikator lain seperti; Momentum dan RSI juga terus melanjutkan pelemahannya. Kami perkirakan IHSG akan bergerak pada kisaran 4038 β 4245.
(ang/ang)











































