Manfaatkan Rebound untuk Trading dan Tetap Waspada

Manfaatkan Rebound untuk Trading dan Tetap Waspada

Ellen May - detikFinance
Rabu, 26 Agu 2015 08:50 WIB
Manfaatkan Rebound untuk Trading dan Tetap Waspada
Jakarta - Akhir-akhir ini pasar saham bergerak sangat volatil, turun cepat dan naik cepat. Apa sebenarnya yang terjadi, dan apa yang akan terjadi? Apa yang harus kita lakukan? Simak dalam #kopipagi hari ini 26 Agustus 2015

Macro View

Dalam jangka pendek (1-2 minggu ke depan) pasar berpotensi rebound karena sentimen positif buy back saham BUMN. Selain itu, tindakan bank sentral China memangkas suku bunga kredit dan deposito, juga menjadi angin segar bagi pelaku pasar.Tindakan pemangkasan suku bunga itu dianggap dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun demikian, tetap harus diwaspadai bahwa tekanan perlambatan perekonomian masih belum berakhir.Kita masih akan berhadapat dengan laporan keuangan perusahaan kuartal ke3 pada bulan September nanti yang hasilnya juga diperkirakan tidak terlalu memuaskan.

Investor bisa mulai cicil beli seperti pada level2 yang tersebut dalam #kopipagi kemarin. Manfaatkan kesempatan rebound jangka pendek ini untuk trading jangka pendek, dengan tetap waspada.

Technical View

Indeks Dow Jones ditutup di level 15,666.44 melemah 204.91 poin (-1.29%). EIDO ditutup di level 17.72 menguat 0.05 poin (+0.28%). IHSG ditutup di level 4,228.50 menguat 64.77 poin (+1.56%). Area 4176 sd 4000 merupakan area penentuan.

IHSG sedang berada di persimpangan jalan. Jika bertahan di atas area tersebut, dalam beberapa minggu akan potensi menuju 4500-4600. Jika IHSG bergerak turun di bawah 4000, potensi menuju target bawah di area 3500.

Stock picks

Beberapa saham sudah bergerak menguat, namun masih ada potensi untuk trading jangka pendek. Contohnya adalah beberapa saham di bawah ini.

BBCA range trading : best price 11000, target 12500, batasi resiko jika di bawah 11000.

BBTN best price 940, target 1100, batasi resiko jika di bawah 940

BMRI best price 8000, target profit taking 1 di 9000, profit taking 2 di 10000 jika berhasil breakout dari 9000. Batasi resiko jika di bawah 8000

BBRI best price 8000-8500, profit taking area 10000, batasi resiko jika di bawah 8000

CTRA best price 700-800, level profit taking 1000, batasi resiko jika di bawah 700

KLBF jika breakout dari 1610, target berikutnya di 1760

SMBR range trading best price di 242, target 1 di 280, target 2 di 300. SMGR range trading 7000-10000. Batasi resiko jika di bawah suport.

TLKM range 2600-2800. WIKA 2500-2800

Level best price adalah level resiko terendah. Jika tidak bisa dapat di best price, masih boleh trading asalkan risk dan reward masih ok.

Maksudnya, jarak antara harga beli ke target harus lebih besar daripada selisih harga beli ke area suport / best price.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads