Pada perdagangan 1 September 2015, Indeks Dow Jones ditutup di level 16,058.35 anjlok 469.68 poin (-2.84%).
EIDO / ETF Indonesia yg diperdagangkan di bursa Amerika ditutup di level 19.31 melemah 0.62 poin (-3.11%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merosotnya bursa Asia dan Amerika tidak lepas dari perlambatan manufaktur kedua negara terbesar di dunia yaitu China dan Amerika.
Data industri manufaktur China kembali menunjukkan perlambatan. Data yg rilis hari Selasa kemarin menunjukkan pertumbuhan ekonomi AS juga menurun.
Sementara itu IMF memangkas proyeksi pertumbuhan perekonomian dunia pada tahun ini.
Dalam waktu dekat ini bursa Amerika sedang menanti beberapa rilis data perekonomian.
Pasar sedang fokus dan mengantisipasi pertemuan The Fed (FOMC) pada 16-17 September 2015.
Hari ini pasar sedang menanti data factory orders bulan July yang diprediksi tumbuh 0.9%.
Esok 3 September 2015 akan ada rilis data neraca perdagangan bulan Juli.
Data unemployment rate bulan Agustus yang akan diumumkan 4 September.
Secara teknikal, banyak saham (terutama yang sudah menguat pekan lalu) berpotensi mengalami koreksi lanjutan.
Untuk saat ini sebaiknya menepi dulu, sambil siapkan cash. The best moment untuk investasi akan tiba, tidak lama lagi.
Jangan boroskan uang Anda untuk berspekulasi. Tunggu momen terbaik untuk “memukul bola”dan lakukan pukulan “home run” !
Saham2 untuk investasi akan saya update lagi jika momennya tiba. PGAS best price to buy at 2000 untuk jangka menengah.
(ang/ang)











































