Banyak Saham Berpotensi Terkoreksi

Banyak Saham Berpotensi Terkoreksi

Ellen May - detikFinance
Rabu, 02 Sep 2015 08:59 WIB
Banyak Saham Berpotensi Terkoreksi
Jakarta - Bursa saham Amerika kembali merosot di tengah memuncaknya kekuatiran investor terhadap kondisi perekonomian global.

Pada perdagangan 1 September 2015, Indeks Dow Jones ditutup di level 16,058.35 anjlok 469.68 poin (-2.84%).

EIDO / ETF Indonesia yg diperdagangkan di bursa Amerika ditutup di level 19.31 melemah 0.62 poin (-3.11%).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup di level 4,412.46 melemah 97.15 poin (-2.15%), hari ini berpotensi uji suport 4235 sebelum ke 4000.

Merosotnya bursa Asia dan Amerika tidak lepas dari perlambatan manufaktur kedua negara terbesar di dunia yaitu China dan Amerika.

Data industri manufaktur China kembali menunjukkan perlambatan. Data yg rilis hari Selasa kemarin menunjukkan pertumbuhan ekonomi AS juga menurun.

Sementara itu IMF memangkas proyeksi pertumbuhan perekonomian dunia pada tahun ini.

Dalam waktu dekat ini bursa Amerika sedang menanti beberapa rilis data perekonomian.

Pasar sedang fokus dan mengantisipasi pertemuan The Fed (FOMC) pada 16-17 September 2015.

Hari ini pasar sedang menanti data factory orders bulan July yang diprediksi tumbuh 0.9%.

Esok 3 September 2015 akan ada rilis data neraca perdagangan bulan Juli.

Data unemployment rate bulan Agustus yang akan diumumkan 4 September.

Secara teknikal, banyak saham (terutama yang sudah menguat pekan lalu) berpotensi mengalami koreksi lanjutan.

Untuk saat ini sebaiknya menepi dulu, sambil siapkan cash. The best moment untuk investasi akan tiba, tidak lama lagi.

Jangan boroskan uang Anda untuk berspekulasi. Tunggu momen terbaik untuk “memukul bola”dan lakukan pukulan “home run” !

Saham2 untuk investasi akan saya update lagi jika momennya tiba. PGAS best price to buy at 2000 untuk jangka menengah.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads