OSO Securities: IHSG Terimbas Perlambatan Ekonomi China

OSO Securities: IHSG Terimbas Perlambatan Ekonomi China

OSO Securities - detikFinance
Rabu, 02 Sep 2015 08:54 WIB
OSO Securities: IHSG Terimbas Perlambatan Ekonomi China
Jakarta - Akhir perdagangan kemarin, IHSG ditutup terkoreksi cukup signifikan dengan mencatatkan penurunan sebesar 2.15% ke level 4,412.46. Data inflasi bulan Agustus yang rendah, yaitu sebesar 0.39% nampaknya tidak mampu menjadi penopang IHSG untuk bergerak naik, melainkan malah menjadi katalis negatif untuk pelaku pasar asing. Karena pelaku pasar asing menilai rendahnya inflasi pada bulan Juli, akan mempengaruhi rendahnya pertumbuhan GDP Indonesia, seiring dengan lemahnya daya beli masyarakat. Selain itu rilisnya data manufacture china yang masih rendah dengan turun menjadi 47.3 dari sebelumnya 47.8 membuat kekhawatiran pelaku pasar semakin bertambah dengan didukung oleh pelemahan rupiah yang ditutup terdepresiasi 0.22% ke level 14,098 yang diakibatkan oleh capital out flow. Pelaku pasar asing mencatatkan net sell sebesar Rp 232.67 miliar.

Sementara itu bursa Wall Street dan Eropa semalam juga ikut ditutup terkoreksi setelah rilisnya data manufacture China yang turun drastis dalam tiga tahun terahir diikuti oleh penurunan pada sektor jasa China. Ketidakpastian terhadap perekonomian China membuat pelaku pasar semakin khawatir terhadap impact yang akan terjadi pada perekonomian global. Selain itu terkoreksinya harga minyak juga menjadi katalis negatif pada peregerakan bursa Wall Street semalam. Indeks Dow Jones turun sebesar 2.84% ke level 16,058.35, indeks S&P 500 terkoreksi sebesar 2.96% ke level 1.913.85 dan indeks Nasdaq melemah sebesar 2.94% ke level 4,636.11.

Kami perkirakan IHSG hari ini akan bergerak melemah seiring dengan sentimen negatif akibat perlamabatan ekonomi China. Secara teknikal, indicator RSI dan Stochastic Oscillator terlihat mulai mengalami pelemahan. IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4362-4462.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads