OSO Securities: IHSG Merespons Paket Kebijakan Jokowi

OSO Securities: IHSG Merespons Paket Kebijakan Jokowi

OSO Securities - detikFinance
Kamis, 10 Sep 2015 08:44 WIB
OSO Securities: IHSG Merespons Paket Kebijakan Jokowi
Jakarta - Akhir perdagangan kemarin IHSG berhasil melanjutkan penguatan dengan naik sebesar 0.66% ke level 4,347. Mayoritas indeks sektoral bergerak menguat, kecuali sektor infrastructure yang mencatatkan penurunan tipis sebesar 0.03% ke level 870.49. Penguatan IHSG terjadi seiring dengan sentimen positif dari global. Dimana bursa global yang pada hari sebelumnya mayoritas mencatatkan penguatan seiring dengan positifnya trade balance China. Pelaku pasar domestik masih mendominasi pada aksi beli saham kemarin. Katalis positif lainnya berasal dari rupiah yang mulai terapresiasi tipis sebesar 0.26% ke level 14,262. Dari bursa Asia, semua indeks di bursa Asia ditutup positif dengan penguatan tertinggi terjadi pada indeks Nikkei yang berhasil rebound sebesar 7.71% seiring dengan rilisnya data consumer confidence yang berhasil naik menjadi 41.7 dari sebelumnya 40.3.

Sementara itu, bursa Wall Street tidak mampu mencatatkan kenaikan seperti yang terjadi pada bursa Asia. Indeks utama bursa Wall Street rata-rata kejatuhan cukup signifikan diatas 1%. Aksi jual yang dilakukan oleh para pelaku pasar diakhir perdagangan semalam membuat indeks Dow Jones turun sebesar 1.45% ke level 16,253.57, indeks S&P 500 melemah 1.39% ke level 1,942.04 dan indeks Nasdaq terkoreksi sebesar 1.15% ke level 4,756.53. Rilisnya data pembukaan lapangan pekerejaan AS bulan juli yang meningkat sebesar 5.753M dari sebelumnya 5.323M ikut menjadi katalis positif dalam pergerakan market semalam ditengah penantian pelaku pasar atas keputusan The Fed untuk kenaikan suku bunga.

Kami perkirakan IHSG hari ini akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Pergerkan saham hari ini akan dipengaruhi oleh respons pelaku pasar terhadap paket kebijakan ekonomi yang baru dirilis kemarin. Secara teknikal, MACD histogram mulai bergerak menguat, namun indikaot stochastmic oscilator masih terlihat lemah di area oversold. IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4300-4390.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads