3 M yang dimaksud adalah Mindset yang benar yaitu berbisnis saham, bukan sekedar main saham. M yang kedua adalah Money management yang benar yaitu bagaimana cara membatasi resiko dan mengelola aset alokasi.
M yang ketiga adalah Method atau strategi trading. Jadi sebagai seorang trader tidak hanya butuh strategi saja, namun jauh sebelum belajar tentang strategi, harus benahi dulu mindsetnya. Mindset pebisnis, bukan pemain saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks Dow Jones kemarin ditutup di level 16,253.57 melemah 239.11 poin (-1.45%) didorong oleh kejatuhan harga saham Apple dan saham2 sektor energi seiring dengan turunnya harga minyak.
Dari regional, investor masih mengkuatirkan akan kondisi perekonomian di China meski pemerintah China mengatakan akan memperkuat kebijakan fiskal, menambah anggaran infrastruktur dan memperbaiki kebijakan pajak.
Selain itu investor masih menunggu kebijakan dari The Fed tentang suku bunga pada 16-17 September mendatang. Investor mengkutirkan jika terjadi penundaan lagi tentang kenaikan suku bunga di akhir tahun karena hal itu artinya masa ketidakpastian / indecission menjadi semakin panjang.
EIDO / ETF nya Indonesia yang diperdagangkan di bursa Amerika ditutup di level 18.61 melemah 0.32 poin (-1.69%). Pada perdagangan kemarin IHSG kemarin ditutup di level 4,347.28 menguat 28.69 poin (+0.66%).
Dari dalam negeri, kemarin presiden Jokowi mengeluarkan beberapa kebijakan untuk memperbaiki perekonomian dan juga nilai tukar rupiah.
Paket kebijakan ekonomi yang diluncurkan presiden Jokowi disebut paket September, berisi :
1. Mendorong daya saing industri nasional melalui deregulasi dan debirokrasi. Ada 89 peraturan yang diubah dari 154
2. Mempercepat proyek strategis nasional, termasuk penyediaan lahan dan penyederhanaan izin, serta pembangunan infrastruktur.
3. Meningkatkan investasi di bidang properti dengan mendorong pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah.Diharapkan kebijakan ini akanmembuka peluang investasi yang lebih besar di sektor properti.
Paket kebijakan tersebut dalam jangka menengah β panjang akan berpengaruh positif terhadap sektor konstruksi, properti, dan industri dasar.
Setelah kemarin sempat menguat, hari ini pasar berpotensi untuk melemah dan bergerak mixed. Pasar masih sangat volatil. Trader harus ekstra disiplin dan waspada. Bagi yang tidak siap membatasi resiko sebaiknya tunggu volatilitas mereda.
Dari #kopipagi kemarin saham ASII dan ASRI naik sekitar 3%, INCO naik sekitar 8%. AALI naik sekitar 12%, siap-siap untuk melindungi keuntungan buat yang sudah profit.
Saham-saham pilihan masih tidak banyak perbedaan dengan saham kemarin. Untuk sektor CPO menunjukkan sinyal bullish jangka pendek, waspadai aksi profit taking. Saat ini trader cenderung cepat melakukan profit taking jangka pendek.
Investor jangka panjang boleh mulai cicil beli dari sekarang. Namun jika tidak siap dengan volatilitas pasar bisa tunggu akhir tahun baru masuk, meski agak terlambat namun resiko lebih terkontrol.
Semoga #kopipagi hari ini dapat bermanfaat & salam profit.
(ang/ang)











































