IHSG ditutup di level 4,343.26 melemah 4.02 poin (-0.09%). Bursa hari ini berpotensi untuk melanjutkan penguatan potensi uji resisten 4430.
Paket kebijakan 1 oleh presiden Jokowi memberi dampak positif untuk jangka menengah dan jangka panjang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini pemerintah sudah mulai memberi perhatian pada pelemahan nilai tukar rupiah yg mencapai 14% tahun ini.
Paket ekonomi 2 akan diluncurkan presiden pada akhir bulan Sept 2015, dan paket 3 akan diluncurkan bulan Okt 2015.
Penguatan USD dan volatilitas pasar masih terjadi karena ketidakpastian akan naiknya suku bunga oleh The Fed dan perlambatan ekonomi China & dunia.
Bagi Indonesia, perlambatan ekonomi China akan cukup berdampak karena China adalah negara tujuan ekspor terbesar Indonesia kedua setelah Jepang.
Untuk trading jangka pendek memang saat ini resiko volatilitas cukup tinggi. Strategi yang digunakan masih buy on weakness.
Beberapa saham seperti BDMN dan SMGR sudah mulai gunakan buy breakout, ini menunjukkan pasar mulai akumulasi & perbaikan trend.
Untuk investasi jangka panjang sudah boleh koleksi / beli bertahap dari sekarang sampai November.
Saham2 berikut ini layak investasi secara timing : ADHI*, AISA*, ASII, ASRI, BBCA*, BBRI*, BBNI, BSDE*, CTRA*, INDF, LPCK*, PWON, SMGR*, INTP, WIKA
Layak trading : BBCA* 11700-13000, BDMN* 3620-4000, BISI jika breakout 1180 target 1400, CPIN 1800-2000-2200,
INTP otw target 17600-20000, MNCN range update 1540-1820, SMGR 9350-11500.
Nah itu tadi beberapa saham layak trading dan investasi, silakan pilih, yang diberi tanda * lebih disarankan.
(ang/ang)











































