OSO Securities: IHSG Buntuti Bursa Asia

OSO Securities: IHSG Buntuti Bursa Asia

OSO Securities - detikFinance
Selasa, 15 Sep 2015 08:52 WIB
OSO Securities: IHSG Buntuti Bursa Asia
Jakarta - Awal pekan ini IHSG berhasil melanjutkan penguatan dengan naik sebesar 0.69% ke level 4,390.37. Semua sekor berhasil ditutup menguat dipimipin oleh sektor Consumer Goods yang menguat 1.89% dan sektor manufacture yang naik sebesar 1.22%. Perdagangan saham kemarin terlihat masih sangat sepi dimana nilai transaksi kemarin hanya sebesar Rp 2,72 triliun, jauh dari rata-rata perdagangan saham sebelumnya yang berada di kisaran Rp 4 triliunan. Hal ini, inline dengan merosotnya rupiah yang kembali terdepresiasi sebesar 0.08% ke level 14,333.00.

Dari bursa Asia, indeks Shanghai ditutup terkoreksi tajam seiring dengan rilisnya data ekonomi China yang melambat pada hari minggu kemarin, yaitu, data Fixed Asset investment yang berada di level 10.9% atau lebih rendah dari ekspektasi pasar 11.1%. Selain itu pertumbuhan produksi industri bulan Agustus juga ikut melambat sebesar 6.1%. Selain China, Jepang juga mengalami koreksi yang cukup signifikan seiring dengan rilisnya data ekonomi Jepang yang turun, seperti: produksi industri Jepang bulan juli yang turun menjadi -0.8% dari sebelumnya 1.1%.

Sementara itu, semalam bursa Wall Street ikut terkena imbas dari koreksi yang terjadi pada bursa Asia khususnya China yang mengalami koreksi cukup dalam akibat rilisnya data Factory Output & Investment bulan Agustus yang melambat, seiring dengan penantian FOMC meeting. Indeks Dow Jones terkoreksi sebesar 0.38% ke level 16,370.96. indeks S&P 500 turun sebesar 0.41% ke level 1,953.03 dan indeks Nasdaq turun melemah sebesar 0.34% ke level 4,805.76.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kekhawatiran terhadap perekonomian China yang nampaknya berpengaruh besar terhadap perdagangan di pasar saham Eropa, di mana mayoritas bursa utama Eropa mencatatkan penurunan ditengah positifnya data Produksi Industri kawasan uni Eropa bulan Juli yang naik menjadi 1.9% dari sebelumnya 1.5%. Hanya indeks DAX yang mampu mencatatkan kenaikan tipis yaitu sebesar 0.08% ke level 10,131.74, sedangkan 2 indeks lainnya, FTSE 100 dan CAC 40 mengalami pelemahan masing-masing sebesar -0.54% dan -0.67%.

Kami perkirakan IHSG hari ini akan bergerak melemah seiring dengan sentimen negatif yang terjadi pada bursa Asia. Selain itu data trade balance Indonesia yang akan dirilis hari ini akan menjadi salah satu faktor penggerak saham. Namun secara teknikal, chart IHSG terlihat masih sideways. Indicator RSI dan MACD Histogram sedikit menguat. IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4340-4430.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads