Dari bursa Asia, mayoritas indeks saham ditutup melemah dipimpin oleh indeks Shanghai yang kembali terkoreksi dalam sebesar 3.52%. Kekhawatiran pelaku pasar terhadap perekonomian China nampaknya kian besar dimana secara year to date China sudah mencatatkan penurunan sebesar 7.10%. Selain itu dari bursa Jepang, Nikkei berhasil ditutup di zona hijau dengan naik sebesar 0.34% sering dengan rilisnya interest rate yang tetap berada di 0%.
Sementara itu Bursa Wall Street berhasil ditutup di zona hijau ditengah penantian tingkat suku bunga AS yang akan ditentukan 2 hari lagi. Beberapa ekonom masih percaya bahwa the fed akan menaikkan suku bunga, namun masih banyak pula yang beranggapan bahwa the fed akan tetap menjaga suku buganya. Penguatan indeks utama Bursa Wall Street semalam didukung oleh kenaikan indeks sektor industry, yang sudah turun cukup dalam dari awal bulan September ini. Indeks Dow Jones naik sebesar 1,4% ke level 16,597. Indeks S&P 500 menguat sebesar 1,3% ke level 1978 dan indeks nasdaq naik 1,1% ke level 4,860.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kami perkirakan IHSG hari ini kembali melemah, seiring dengan aksi profit taking, di tengah nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang sudah sangat mengkhawatirkan. Secara teknikal, indicator MACD histogram sudah mulai melemah di dukung oleh penurunan indikator stochastic oscilator yang menuju area netral dari sebelumnya berada di area over sold. IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4302-4385.
(ang/ang)











































