Selama sepekan terakhir penjualan bersih asing di pasar saham mencapai Rp 1,67 triliun, melanjutkan pekan sebelumnya yang mencapai Rp 1,82 triliun. IHSG selama sepekan terakhir bergerak bervariasi dan berhasil menguat tipis 0,46% dan rupiah melanjutkan tren pelemahannya 1,1% di Rp 14.463/US$.
Sentimen pasar yang menggerakkan IHSG pekan kemarin terutama didominasi sentimen eksternal mengantisipasi putusan The Fed mengenai tingkat bunga. Sementara Wall Street akhir pekan lalu merespons negatif putusan The Fed yang menahan tingkat bunganya, menyusul meningkatnya kekhawatiran ancaman perlambatan ekonomi global yang bisa mempengaruhi proses pemulihan ekonomi AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meningkatnya kembali risiko pasar saham global, dan kondisi perekonomian domestik yang cenderung memburuk, menyusul depresiasi rupiah atas dolar AS yang mendekati Rp 14.500/US$ membuat pergerakan IHSG awal pekan ini rawan koreksi. IHSG pada perdagangan awal pekan ini diperkirakan bergerak dengan support di 4.350 dan resisten di 4.410 rawan koreksi.
(dnl/dnl)











































