OSO Securities: IHSG Masih Akan Melemah

OSO Securities: IHSG Masih Akan Melemah

OSO Securities - detikFinance
Selasa, 22 Sep 2015 08:32 WIB
Jakarta - Awal pekan ini IHSG mengalami koreksi sebesar 0,10% ke level 4.376,08, seiring dengan aksi profit taking dilakukan oleh pelaku pasar di tengah perdagangan yang masih sepi. Transaksi di pasar reguler pada perdagangan kemarin tercatat hanya sebesar Rp 2,4 triliun. Selain itu, rupiah yang sudah hampir menyentuh Rp 15.000/US$ atau saat ini berada di posisi Rp 14.486/US$ juga menjadi katalis negatif pada perdagangan saham kemarin.

Mayoritas indeks sektoral melemah, dipimpin oleh sektor Basic Industry dan Finance yang masing-masing melemah sebesar 0,97% dan 0,66%. Saham dari indeks Basic Industry yang turun tajam di antaranya adalah EKAD (7,96%), SPMA (5,45%) dan INTP (4,26%). Untuk sektor finance, penurunan tertinggi yaitu NAGA (9,26%), MCOR (8,48%), dan LPPS (7,74%).

Hal yang sama juga terjadi pada indeks bursa Asia, di mana mayoritas bursa Asia mencatatkan pelemahan. Dari 8 indeks hanya 2 indeks yang berhasil mencatatkan penguatan, yaitu indeks Shanghai yang menguat sebesar 1,89% dan indeks ST-Times yang naik tipis sebesar 0,09%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Bursa Wall Street berhasil rebound pada perdagangan semalam, setelah mengalami kejatuhan yang cukup signifikan pada akhir pekan. Indeks Dow Jones naik sebesar 0,77% ke level 16.510,19, indeks S&P 500 naik sebesar 0,46% ke level 1.966,97 dan indeks Nasdaq naik tipis 0,04% ke level 4.828,96.

Rebound-nya bursa Wall Street didukung dari kenaikan saham Apple yang naik sebesar 1,6% ke level US$ 115,21 yang memimpin kenaikan pada indeks S&P 500, serta rebound-nya saham-saham di sektor keuangan. Namun demikian, untuk sektor farmasi termasuk saham biotek tidak ikutan menguat bahkan terkoreksi cukup tajam setelah calon presiden AS, 'Hillary Clinton' dalam pidatonya mengumumkan berencana akan menghentikan subsidi obat-obatan. Biogen (BIIB.O) terkoreksi sebesar 5,6% ke US$ 297,16 dan Gilead (GILD.O) turun sebesar 2,5% ke level US$ 105,74.

Selain itu rilisnya data penjualan rumah AS bulan Agustus yang hanya 5,31M atau lebih rendah dari periode sebelumnya 5,58 M, ikut menjadi katalis negatif yang menjadi penahan bursa AS untuk naik lebih tinggi.

Kami perkirakan IHSG hari ini masih akan bergerak melemah. Faktor pelemahan rupiah juga akan menjadi pemberat IHSG pada hari ini. Secara teknikal, indikator MACD histogram sudah mulai melemah, indikator stochatic oscilator terlihat menguat. Selain itu, MFI bergerak flat. Kami perkirakan IHSG hari ini akan berada di kisaran 4.335-4.416.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads