Dari bursa Asia, mayoritas indeks berhasil mencatatkan penguatan, dimana indeks Hangseng memimpin kenaikan dengan naik 3.17% ke level 21,506.09. Sementara indeks TWSE dan KLSE masing-masing tercatat turun sebesar 0.49% dan 0.48%.
Sementara itu, indeks utama bursa Wall Street berhasil menguat ditengah rendahnya data non farm payrolls AS yang hanya tumbuh sebesat 142.000 atau lebih rendah dari ekspektasi pelaku pasar 203.000. Rendahnya data tenaga kerja AS membuat pelaku pasar optimis bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunganya pada Oktober ini. Indeks Dow Jones menguat sebesar 1.23% ke level 16,472.37, S&P 500 naik 1.43% ke level 1,951.36 dan Nasdaq memimpin penguatan dengan naik sebesar 1.74%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kami perkirakan IHSG hari ini mempunyai potensi untuk menguat di tengah penantian kebijakan ekonomi jilid III yang akan dirilis pekan ini. Secara teknikal, indikator stochastic oscilator menguat. MACD histogram masih sideways. Sedangkan RSI dan RSI masih melemah. Kami perkirakan IHSG akan bergerak pada kisaran 4150- 4257.
(ang/ang)











































