First Asia Capital

First Asia Capital

First Asia Capital - detikFinance
Selasa, 06 Okt 2015 07:53 WIB
Jakarta - Aksi beli marak sepanjang perdagangan saham awal pekan kemarin. IHSG berhasil melonjak 135,902 poin (3,23%) di 4343,701, menutup gap yang terjadi pada perdagangan 23 September lalu. Ini merupakan level penutupan tertinggi IHSG sejak perdagangan 22 September. Nilai transaksi saham di Pasar Reguler meningkat mencapai Rp4,43 triliun melampaui rata-rata harian sepanjang tahun ini sebesar Rp4,36 triliun. Penguatan kemarin turut ditopang masuknya arus dana asing yang mencatatkan nilai pembelian bersih hingga Rp335,34 miliar setelah pekan lalu asing mencatatkan penjualan bersih Rp622 miliar. Saham sektoral yang menjadi pendukung utama penguatan IHSG kemarin adalah saham sektoral yang sensitif interest rate seperti perbankan, properti, jasa konstruksi dan pendukungnya dan sektor konsumsi.

Penguatan IHSG kemarin terutama ditopang faktor eksternal menyusul spekulasi ditundanya kenaikan tingkat bunga The Fed tahun ini setelah data tenaga kerja AS yang keluar akhir pekan lalu kurang menggembirakan. Kemungkinan The Fed menaikkan tingkat bunganya pada pertemuan Desember mendatang menurut survei turun pekan ini menjadi 33,4% dari pekan sebelumnya 43%. Sentimen global ini berdampak positif bagi pergerakan mata uang dan pasar saham emerging market kemarin. Nilai tukar rupiah atas dolar AS kemarin menguat hampir 1% di Rp14503/US dolar. Ini merupakan level terkuat rupiah dalam lima pekan terakhir.

Sementara Wall Street tadi malam kembali rally. Indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 1,85% dan 1,83% tutup di 16776,43 dan 1987,05. Selain dipicu redahnya kekhawatiran kenaikan tingkat bunga The Fed akhir tahun ini, rally di Wall Street turut ditopang ekspektasi rilis kinerja 3Q15.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan kondisi pasar global yang kembali bullish, IHSG pada perdagangan hari ini akan kembali berpeluang melanjutkan penguatannya. Rendahnya resiko capital outflow dan peluang penguatan lanjutan rupiah atas dolar AS akan menjadi penopang penguatan IHSG. Dari domestik, pasar juga akan mengantisipasi rencana pemerintah mengumumkan paket kebijakan ekonomi tahap III Kamis ini. IHSG diperkirakan akan bergerak dengan support di 4310 dan resisten di 4370.

IHSG: S1 4310 S2 4270 R1 4370 R2 4420

Saham Pilihan

ASII 5250-5600 Buy, SL 5200
BMRI 7900-8500 Buy, SL 7800
BBRI 8800-9600 Buy, SL 8700
BBNI 4300-4500 Buy, SL 4250
WIKA 2850-3150 Buy, SL 2800
INTP 17600-19800 Buy, SL 17500
CTRA 870-975 Buy, SL 850
SMRA 1125-1250 Buy, SL 1120
PTPP 3650-3950 Buy, SL 3600
SMGR 9475-10500 Buy, SL 9400

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads