Jakarta - Awal pekan ini IHSG berhasil menguat tajam dengan naik sebesar 3.23% ke level 4,343.70. Penguatan tersebut merupakan yang tertinggi di bursa Asia. Sebanyak 110 saham menguat, 156 saham melemah dan 75 saham tidak bergerak dan 216 saham tidak ditransaksikan. Semua sektor berhasil menguat, dipimpin oleh sektor finance dan manufactur yang masing-masing naik sebesar 4.52% dan 4.03%. Rendahnya data tenaga kerja AS non pertanian, memicu spekulasi bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunganya pada akhir tahun ini, yang menyebabkan aliran modal keluar dari AS, sehingga mengangkat rupiah untuk menguat. dimana akhir perdagangan ini, rupiah berhasil terapresiasi sebesar 0.99% ke level 14,503. Pelaku pasar domestik juga sudah berani masuk ke pasar saham seiring dengan optimisme akan kebijakan ekonomi jilid III yang akan menstabilkan perekonomian Indonesia dalam jangka pendek. Selain itu kebijakan yang akan diambil oleh otoritas jasa keuangan untuk menangani perlambatan di pasar keuangan yang menjadi katalis penggerak market kemarin. Pelaku pasar asing mencatatkan net buy senilai Rp 335.34 miliar.
Dari bursa Asia, semua indeks berhasil mencatatkan penguatan, dengan penguatan tertinggi dipimpin oleh indeks Sensex(2.22% ) dan Nikkei (1.58%).
Indeks utama bursa Wall Stret kembali mencatatkan penguatan pada perdagangan semalam dengan naik cukup signifikan, ditengah masih melambatnya ekonomi AS. Rilisnya data Non Manufacturing PMI bulan September yang hanya 56.9 atau lebih rendah dari sebelumnya 59 semakin menambah ekspektasi pelaku pasar bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunga tahun ini. Kondisi tersebut mendorong untuk menekan dolar ke level lebih rendah, yang selanjutnya akan membantu emiten multinasional untuk meningkatkan laba. Indeks Dow Jones naik sebesar 1.85% ke level 16,776.43, S&P 500 menguat 1.83% ke level 1,9787.05 dan Nasdaq menguat 1.56% ke level 4,781.26. Saat ini pelaku pasar AS sedang menantikan kinerja keuangan emiten kuartal III yang akan dirilis pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, bursa Eropa semalam berhasil melanjutkan penguatan pada akhir pekan sebelumnya. Penguatan terjadi akibat dari sentimen positif dari bursa global, dimana hampir mayoritas indeks di Asia dan Amerika mencatatkan penguatan. Indeks FTSE 100 naik 2.76% ke level 6,298.92, CAC 40 menguat 3.54% ke level 4,616.90 dan DAX menguat 9,814.79.
Kami perkirakan, hari ini IHSG masih akan bergerak naik. Secara teknikal, MACD histogram terlihat menguat dengan indikator stochatstic oscilator yang terus naik dan mulai menyentuh area oversold. IHSG akan berada dikisaran 4290-4390.
(ang/ang)