Secara sektoral, hanya dua sektor yang melemah yakni agribisnis dan consumer yang masing-masing mengalami penurunan sebesar 0.54% dan 1.15%. Nampaknya para investor asing masih marak melakukan aksi beli dimana investor mencatatkan net buy sebesar Rp 222 miliar.
Sementara itu bursa di kawasan Asia juga kompak ditutup pada teritori positif. Sepertinya kerjasama perdagangan bebas Trans- Pasifik direspon positif oleh para pelaku pasar. Kenaikan tertinggi dicapai oleh indeks Hang Seng yang naik sebesar 3.13%.
Rata-rata indeks utama di bursa Wall Street juga ditutup di zona hijau pada perdagangan semalam. Positifnya bursa AS di tengah semakin melemahnya nilai tukar dollar AS pada perdagangan kemarin. Namun penguatan nampaknya terdorong oleh rilisnya data MBA Mortgage Applications yang positif yakni menjadi 25.5% dari sebelumnya -6.7%. Indeks Dow Jones mencatatkan penguatan sebesar 0.73% ke level 16,912.29, indeks S&P 500 mengalami kenaikan 0.80% ke level 1,995.83 dan indeks Nasdaq bergerak naik sebesar 2.28% ke level 4,791.15.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kami perkirakan IHSG masih akan terus menguat meski terbatas pasca mengalami penguatan selama tiga hari berturut-turut. Secara teknikal, indikator MACD Histogram dan MFI masih cukup kuat untuk bergerak naik. Sedangkan indikator Stochastic Oscillator sudah masuk di area overbought. Kami perkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 4442-4535.
(ang/ang)











































