Pasar Saham Mulai Merespons Paket Kebijakan jilid III

Pasar Saham Mulai Merespons Paket Kebijakan jilid III

Ellen May - detikFinance
Jumat, 09 Okt 2015 07:59 WIB
Pasar Saham Mulai Merespons Paket Kebijakan jilid III
Jakarta - Bursa Amerika ditutup menguat dikarenakan investor melihat hasil meeting Fed yang mengisyaratkan tidak akan menaikkan suku bunga.

Hal ini membuat USD melemah, mendorong penguatan saham2 di sektor energi, bahan baku dan industri, yang menguat sekitar 1.4% pada perdagangan kemarin.

Rupiah sempat menguat hingga level 13625 - 13800, namun jangka pendek potensi kembali uji area 14.250.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari dalam negeri, pasar merespons positif paket kebijakan 3 yang baru saja diluncurkan oleh pemerintah.

Paket kebijakan ekonomi jilid 3 mencakup kemudahan investasi, penyaluran kredit, dan peningkatan daya beli masyarakat.

Setelah paket jilid III, pemerintah sedang menyiapkan paket kebijakan jilid IV.

Pada perdagangan 8 Oktober 2015, Indeks Dow Jones ditutup di level 17,050.75 menguat 138.46 poin (+0.82%).

IHSG ditutup di level 4,491.43 menguat 4.30 poin (+0.10%) berpotensi menguat terbatas mulai rawan profit taking.

IHSG uji resisten 4500, jika breakout potensi menuju 4750, jika tidak berhasil breakout potensi kembli ke 2750.

Hari ini sektor energi masih berpotensi untuk aktif, meski sudah mulai rawan profit taking.

EIDO ditutup di level 21.13 menguat 0.63 poin (+3.07%)
ACES waspadai profit taking di 615.
ADHI konsolidasi, uji resisten 2050. Jika breakout potensi menuju 2350. ASII, BBCA,
BBRI,LPCK, MDLN,PWON, WTON waspadai aksi ambil untung.
ERAA masih uptrend, namun tetap waspadai profit taking jangka pendek .

Dalam paket 3, pemerintah memotong harga bahan bakar jet 5,3% dan 1,4% untuk bandara internasional & domestik. GIAA adalah penerima.

GIAA menguji resisten 370, target berikutnya 420 jika breakout. 2 hari vol perdagangan sangat tinggi.
INDF stagnan dalam range 5400-5625. Jika breakout dari 5625, potensi menuju 6000 dalam jangka pendek.
ITMG kemarin sentuh target #Kopipagi di 11400. Hari ini ex dividen, waspadai aksi ambil untung jangka pendek.
KAEF jangka pendek rawan profit taking.
PGAS* jika breakout 3000 potensi menuju area 3600
WEHA potensi uji area 190 s.d 193.
PNLF potensi lanjut menguat uji resisten 240. MAPI suport 2900 target 3500.
Waspadai aksi profit taking jangka pendek untuk saham2 yang sudah melaju pekan ini.

Selamat berakhir pekan!

Semoga #Kopipagi 9 Oktober mencerahkan!

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads