Β
BBRI - Rencana buyback
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
BLTA - Restrukturisasi utang
PT Berlian Laju Tanker (BLTA) akan menerima injeksi modal melalui skema private placement senilai US$ 10 Juta dari Elang Megah Inti (EMI) dan dua pemegang saham EMI: Benny Lucman dan Gideon Shem Chandra. Rencana tersebut ditargetkan dapat dilaksanakan paling lambat Februari 2016. Dana yang diperoleh akan dialokasikan untuk modal kerja. Langkah private placement dilakukan untuk mendukung restrukturisasi utang BLTA dimana BLTA berencana melakukan debt-to-equity swap atas utang senilai US$ 1.03 Miliar dengan 11.93 miliar elmbar saham (46% saham). Rencana tersebut menunggu persetujuan RUPSLB 17 November 2015.
Β
GWSA - Fasilitas pinjaman
PT Greenwood Sejahtera (GWSA) melalui anak usahanya PT Trisakti Makmur Persada (TMP) mendapatkan fasilitas pinjaman dari PT Bank ICBC Indonesia senilai Rp 400 Miliar. Pinjaman tersebut memiliki tenor selama 5 tahun dengan bunga floating sebesar 13% per tahun. Sedangkan bunga trust receipt juga ditetapkan floating sebesar 5% per tahun. Dana pinjaman akan digunakan untuk ekspansi proyek Capital Square di Surabaya (Jawa Timur). Capital Square dibangun diatas lahan seluas 1,4 Ha yang terdiri atas apartemen, office tower, dan small office/home office (SOHO) yang terintegrasi dengan nilai investasi mencapai Rp 2 Triliun.
Β
MEDC - Akuisisi aset Lundin Indonesia
PT Medco Energi Internasional (MEDC) mengakuisisi aset Lundin Indonesia Holding BV yang dimiliki sepenuhnya oleh Lundin Petroleum AB, perusahaan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi dari Swedia. MEDC telah menandatangani perjanjian jual beli saham dengan Lundin pada tanggal 8 Oktober lalu. Akuisisi meliputi aset-aset Lundin di Indonesia termasuk hak partisipasi non-operator di Blok Lematang, hak partisipasi operator di South Sokang dan Blok Cendrawasih VII serta Perjanjian Studi Bersama atas Blok Cendrawasih VIII. Finalisasi transaksi tersebut tengah menunggu persetujuan dari Pemerintah. Akuisisi tersebut akan menambah produksi gas MEDC dalam jangka panjang.
Β
SMDR - Kontrak penyediaan LNG untuk PLTU
PT Samudera Indonesia (SMDR) mendapatkan kontrak penyediaan LNG senilai US$ 70 Juta untuk PLTU berkapasitas 2x30 MW milik PT Aneka Tambang (ANTM) di Pomalaa (Sulawesi Tenggara). Untuk tahap awal perseroan menyiapkan 1- 2 kapal, kendati perseroan berkomitmen dapat menyiapkan maksimal 6 kapal. Saat ini SMDR juga tengah mengikuti tender FSRU (Floating storage regasification unit) Pertamina dengan kontak satu kapalnya dapat mencapai US$ 200 Juta selama 20 tahun.
Β
SRTG & TAXI - Pembatalan akuisisi
PT Saratoga Investama Sedaya (SRTG) mengumumkan pembatalan akuisisi PT Express Transindo Utama (TAXI) dari Rajawali Corpora setelah kedua belah pihak menandatangani perjanjian pengakhiran jual beli pada 7 Oktober 2015. Sebelumnya, kedua pihak menandatangani perjanjian jual beli pada 6 Juli 2015 dan Rajawali Corpora berencana menjual 1.09 miliar saham (51% saham) kepada tiga pihak: SRTG, PT Mitra Pinasthika Mustika (MPMX) dan Golden Valley Advisors Inc. Manajemen SRTG mengungkapkan pengakhiran perjanjian jual beli disebabkan oleh kondisi pasar yang tidak kondusif dan tidak memungkinkan bagi para pihak melanjutkan rencana tersebut.
(ang/ang)











































