Waspadai Aksi Ambil Untung di Pasar Saham

Waspadai Aksi Ambil Untung di Pasar Saham

Ellen May - detikFinance
Selasa, 13 Okt 2015 08:09 WIB
Waspadai Aksi Ambil Untung di Pasar Saham
Jakarta - Penguatan bursa saham selama beberapa hari terakhir didorong oleh penguatan nilai tukar rupiah.

Penguatan nilai tukar rupiah sendiri merupakan yang terbesar jika dibandingkan dengan negara berkembang lainnya.

Penguatan rupiah selain disebabkan oleh data tenaga kerja AS yang kurang memuaskan, juga karena efek paket kebijakan pemerintah kedua.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah sepekan melemah, USD berpotensi untuk menguat beberapa hari ke depan dengan range Rp 13.250-13.800.
Β 
Indeks Dow Jones ditutup di level 17,131.86 menguat 47.37 poin atau +0.28%.

IHSG pada perdagangan 12 Oktober 2015 ditutup di level 4,630.71 menguat 41.36 poin +0.90%, sangat rawan profit taking.

KAEF* otw target 900. PGAS* jika breakout 3000 potensi menuju area 3600

CPO potensi aktif : AALI 18300-21000. SIMP breakout 470, target 540

ANTM* target 600. INCO target 1 di 2600, target 2 di 2800

Pakan ternak : CPIN breakout 2464, target berikutnya 3000. JPFA breakout 470. Jika berhasil bertahan di atas area itu potensi menguji resisten 600 sd 640

Konstruksi : DGIK waspadai profit taking di area 96-100, hati2 dengan likuiditasnya.

HMSP jika sentuh area 90000 membentuk pola bullish. Jika angka 90000 dilewati, target ke 117000

Sektor property : LPCK capai target 8500, otw target #kopipagi 8 Okt di 8800, waspadai aksi profit taking.LPKR target terdekat di area 1250

Saham lapis 3 yang potensi aktif :BRMS, MICE, PSAB, SIAP, WINS. ISSP target 1 sekitar 165, target kedua di area sekitar 188-190

BUMI dan ENRG hati2 volatilitas tinggi.

Untuk saham2 lapis 3 di atas waspadai volatilitas dan likuiditasnya.

Waspadai profit taking saham2 berikut ini : ASII, BBNI, BBCA, BBRI, ADRO, PTBA, BSDE, JSMR, SMGR, MPPA, WTON. Untuk saham-saham yang ditradingkan beberapa hari ini hati2 mulai waspada profit taking.

Aksi korporasi 13 Oktober 2015 : Public Expose : ELTY, Cash Dividend Cum Date : BSSR (Rp53.55/saham), Cash Dividend Rec Date : ITMG (Rp752/saham). Right Issue End Trading : ADHI (rasio pembagian HMETD adalah setiap 1250 saham lama yang dimiliki akan mendapatkan 1221 HMETD, dengan harga pelaksanaan Rp. 1560 per saham. Periode Perdagangan HMETD : 7 Okt 15 - 13 Okt 15)

Demikian #kopipagi hari ini 13 Oktober 2015 semoga bermanfaat dan salam profit!

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads