Kiwoom Securities: Aksi Ambil Untung Bisa Hambat Penguatan IHSG

Kiwoom Securities: Aksi Ambil Untung Bisa Hambat Penguatan IHSG

Kiwoom Securities - detikFinance
Selasa, 13 Okt 2015 08:28 WIB
Kiwoom Securities: Aksi Ambil Untung Bisa Hambat Penguatan IHSG
Jakarta - Relatif turunnya bursa regional dapat mempengaruhi sentimen. IHSG kembali menguat dengan penutupan di atas level psikologis 4,600 kemarin. Namun demikian, peluang profit taking dapat menghambat laju penguatan ini. Sehingga, kami memperkirakan IHSG akan bergerak cenderung melemah pada hari ini.

 

AISA - Target penjualan

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PT Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA) menargetkan pertumbuhan penjualan tahun ini sekitar 25-30%Yoy, turun dibandingkan target awal perseroan sebesar 40%Yoy. Revisi target penjualan tersebut dikarenakan perlambatan ekonomi nasional. Untuk mencapai target tersebut perseroan menyiapkan strategi dengan menambah jaringan distribusi mencapai 130 kota, dibandingkan tahun lalu sebanyak 67 kota. Selain itu, perusahaan perseroan menunda rencana ekspansi ke Vietnam dan Malaysia tahun ini, yang disebabkan melemahnya ekonomi termasuk depresiasi mata uang ringgit Malaysia.

 

AKRA - Solar non subsidi

PT AKR Corporindo (AKRA) mengungkapkan penurunan harga solar subsidi yang dilakukan pemerintah tidak akan menganggu kinerja perusahaan dalam bisnis jual beli solar dikarenakan permintaan solar non subsidi tidak akan langsung turun. Selama ini pangsa pasar solar AKRA adalah industri yang memang tidak diizinkan menggunakan solar subsidi. Adapun selama ini AKRA menjual solar untuk industri di kisaran Rp 6,400 per liter-Rp 8,000 per liter tergantung kondisi nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dikarenakan mayoritas solar non subsidi harus diimpor langsung dari luar. AKRA menjual solar ke industri pembangkit, pertambangan dan juga ritel (SPBU). Manajemen AKRA juga mengungkapkan penjualan bisnis utama yang bergerak di jasa distributor BBM tumbuh 15%-20% dibandingkan penjualan 3Q 2014.

 

LPKR - Penjualan apartemen Emery Parc

PT Lippo Karawaci (LPKR) menargetkan marketing sales senilai Rp 500 Miliar dari penjualan apartemen Emery Parc tahun ini. Proyek tersebut merupakan kondomium ketiga, bagian dari pembangunan kawasan terpadu Millenium Village di Lippo Village, Tangerang. Kondominium pertama di kawasan tersebut, Hollcrest, telah habis terjual sejak diluncurkan pada Agustus 2014 lalu. Menara kedua Fairview telah habis terjual 50% hingga September lalu.

 

MRAT- Ekspansi property

PT Mustika Ratu (MRAT) terus mematangkan rencana perseroan untuk merambah bisnis properti. Saat ini, perseroan tengah menunggu izin mendirikan area komersial di kawasan industry MM2100 di Cibitung, Bekasi. Sesuai rencana, perseroan akan membangun kawasan mixed-used diatas lahan 10 Ha yang terdiri dari empat tower apartemen, pergudangan, ruko, dan mal mini dengan investasi sebesar Rp 500 Miliar. Sumber dana berasal dari kombinasi kas internal, pre sales, dan pinjaman bank.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads