Jakarta - Pada perdagangan Selasa (20/10), IHSG bergerak mixed dan berakhir di zona hijau dengan kenaikan sebesar 0.35% atau 15.98 poin ke level 4,585.82. Penguatan IHSG didukung dari mayoritas sektoral yang menguat di mana sektor mining mengalami kenaikan tertinggi sebesar 1.04% yang kemudian disusul sektor finance dan sektor agri. Hanya sektor infrastruktur dan misc industry yang terkoreksi dengan penurunan masing-masing sebesar 0.62% dan 1.84%. Meski dana asing sempat keluar akibat rupiah yang justru menunjukkan pelemahan nyaris ke level 13.700an, namun di akhir perdagangan asing kembali melakukan aksi beli meski tidak terlalu signifikan. Hal ini menandakan bahwa pasar saham di Indonesia masih menarik dan para investor masih menaruh kepercayaan terhadap perekonomian di Indonesia. Investor asing membukukan net buy sebesar Rp 54.91 miliar. Sepertinya pergerakan rupiah dan masuknya dana asing masih akan membayangi gerak IHSG seiring dengan minimnya sentimen yang terjadi dari dalam negeri.
Dari bursa Asia, indeks Nikkei mengalami sedikit penguatan sebesar 0.42% setelah sebelumnya melemah akibat dari melambatnya pertumbuhan China. Kali ini bursa Jepang naik seiring dengan menguatnya saham-saham berbasis telekomunikasi. Di samping itu, Shanghai juga ditutup menguat sebesar 1.14% di tengah rilisnya data Balance of Trade China bulan September yang lebih tinggi dibanding sebelumnya yakni SF3.05B, kendati masih di bawah target. Sedangkan, Indeks ST-Times melemah sebesar 0.18%, Sensex turun 0.20% dan Hangseng jeblok sebesar 0.37%.
Sementara itu bursa Wall Street mengalami koreksi di tengah membaiknya data ekonomi AS yang rilis kemarin seperti, data Housing Starts MoM bulan September yang naik dari -1.7% menjadi 6.5% dan data Redbook YoY 17 Oktober meningkat menjadi 1.3% dari sebelumnya 1.1%. Indeks Dow Jones turun sebesar 0.08%, S&P 500 melemah 0.14% dan Nasdaq juga terkoreksi sebesar 0.50%.
Buruknya data PPI YoY Jerman bulan September dari sebelumnya -1.7% menjadi -2.1% serta jebloknya angka Current Account zona Eropa bulan Agustus menyeret indeks ke jurang negative di mana indeks FTSE 100 terjelembab 0.11%, indeks CAC 40 terjun 0.64% dan indeks DAX melemah 0.16%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kami prediksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Secara teknikal, indicator MACD Histogram dan Stochastic Oscillator bergerak menguat di area overbought. Namun, indikator RSI menunjukkan pelemahan. Kami memprediksikan IHSG akan bergerak di kisaran 4550-4620.
(ang/ang)