Bursa Jepang sempat bergerak melemah pasca memburuknya nilai ekspor Jepang yang menjadi beban pada perdagangan kemarin di mana nilai ekspor tercatat turun dari 3.1% menjadi 0.6%. Namun, di akhir perdagangan Indeks Nikkei justru berbalik arah naik ke level 18,554.28 atau naik 1.91% seiring dengan adanya sentimen cerah akibat dari mencuatnya ekspektasi bahwa Bank Sentral Jepang akan meningkatkan pelonggaran moneter lebih lanjut pada pertemuan 30 Oktober nanti. Berbanding terbalik dengan indeks China yang jatuh cukup dalam sebesar 3.06%, menambah kekhawatiran investor terhadap kesehatan perekonomian di negara tersebut.
Sementara itu, seluruh indeks utama bursa Wall Street mengakhiri perdagangan di zona negative dimana Dow Jones menurun 0.28% ke level 17,168.61, S&P 500 terkoreksi 0.58% ke level 2,018.94 dan Nasdaq terperosok paling dalam sebesar 0.84% ke level 4,840.12. Harga minyak yang jatuh ke posisi terendah selama 3 minggu terakhir, membuat bursa AS kehilangan momentum untuk melanjutkan rally.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kami perkirakan IHSG akan bergerak menguat seiring dengan berhembusnya kabar bahwa Pemerintah akan merilis paket kebijakan ekonomi ke V. Secara teknikal, IHSG berada pada tren penguatan di mana indikator MACD Histogram dan MFI bergerak naik begitu pun dengan Stochastic Oscillator. Kami memprediksikan IHSG akan bergerak di kisaran 4550-4650.
(ang/ang)











































