Tipisnyai nilai perdagangan mencerminkan pasar tengah menanti paket kebijakan ekonomi V yang diumumkan kemarin setelah pasar tutup. Sementara pasar saham global tadi malam kembali bergerak bullish merespon positif pernyataan Presiden ECB Mario Draghi yang memberikan sinyal langkah stimulus lanjutan untuk mengantisipasi perlambatan ekonomi. Pernyataan Draghi tersebut memicu pelaku pasar kembali memburu aset beresiko. Indeks Eurostoxx di kawasan Euro melonjak 2,47% ke 3353,11. Di Wall Street indeks DJIA dan S&P masing-masing naik 1,87% dan 1,66% tutup di 17489,16 dan 2052,51. ECB kemarin kembali menahan tingkat bunganya pada level saat ini di 0,05%. Disamping faktor ECB, pasar juga digerakkan dengan rilis laba kuartal tiga sejumlah korporasi dan data penjualan rumah di AS September lalu. Penjualan rumah September lalu di AS naik 4,7% (MoM) dan 8,8% (YoY) mencapai 5,55 juta unit. Dengan dukungan pasar eksternal yang bullish perdagangan saham akhir pekan ini akan kembali berpeluang bergerak di teritori positif.
Sentimen positif pasar juga datang dari domestik merespon Paket Kebijakan Ekonomi V yang diumumkan kemarin terkait insentif pajak bagi korporasi yang akan melakukan revaluasi aset dan dihilangkannya pajak berganda untuk kontrak kolektif dana investasi real estate (DIRE). Saham-saham sektor properti akan diuntungkan dengan kebijakan ini. IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak di kisaran 4560 hingga 4640 berpeluang menguat.
(ang/ang)










































