First Asia Capital: IHSG Berpeluang Rebound

First Asia Capital: IHSG Berpeluang Rebound

First Asia Capital - detikFinance
Jumat, 30 Okt 2015 08:42 WIB
First Asia Capital: IHSG Berpeluang Rebound
Jakarta - Tekanan jual kembali mendominasi perdagangan saham kemarin. IHSG terkoreksi tajam 136,719 poin (2,97%) di 4472,021. Ini merupakan koreksi dalam tiga hari perdagangan berturut-turut dan posisi penutupan IHSG terendah sejak 7 Oktober lalu. Koreksi IHSG kemarin terutama dipicu penjualan bersih asing yang mencapai Rp999 miliar. Meningkatnya kekhawatiran pasar dipicu kombinasi sentimen eksternal dan internal. Dari eksternal, hasil pertemuan The Fed yang memberikan peluang kenaikan tingkat bunga Desember mendatang telah memicu kembali resiko capital outflow di pasar saham emerging market kemarin. Ini tercermin dari The MSCI Emerging Market index kemarin koreksi 1,7% di 846,14.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kemarin kembali melemah 1% di Rp13619. Sedangkan dari domestik, sentimen negatif muncul dari kekhawatiran deadlock pembahasan RAPBN 2016 menjelang batas waktu akhir Oktober ini ditambah dengan pencapaian laba kuartal tiga sejumlah emiten unggulan di bawah ekspektasi. Sementara Wall Street tadi malam kembali koreksi dalam rentang terbatas. Indeks DJIA dan S&P masing-masing koreksi 0,13% dan 0,04% tutup di 17755,80 dan 2089,41. Harga komoditas kemarin kembali melemah seperti harga minyak mentah turun 0,41% di USD45,75/barel dan harga emas turun 2,6% di USD1145,50/t.oz. Pasar saham Wall Street bergerak konsolidasi mengantisipasi rencana The Fed menaikkan tingkat bunganya Desember mendatang.

Pada perdagangan akhir pekan sekaligus akhir Oktober, IHSG diperkirakan akan mencoba keluar dari tekanan jual menyusul persetujuan Banggar DPR atas RAPBN 2016 senilai Rp2095,7 triliun tadi malam. Namun rilis laba sejumlah emiten yang kurang menggembirakan dan resiko capital outflow yang kembali meningkat menyusul rencana kenaikan tingkat bunga The Fed bisa menahan aksi beli pemodal. IHSG diperkirakan bergerak bervariasi dengan support di 4425 dan resisten di 4560 berpeluang rebound terbatas.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads