OSO Securities: Indeks Bergerak Melemah

OSO Securities: Indeks Bergerak Melemah

OSO Securities - detikFinance
Jumat, 30 Okt 2015 08:48 WIB
OSO Securities: Indeks Bergerak Melemah
Jakarta - Menjelang akhir pekan nampaknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum mampu mengembalikan energi seperti beberapa minggu lalu. Investor cenderung terlihat menunjukkan sikap wait and see terkait beberapa data ekonomi Indonesia yang akan rilis di awal bulan November mendatang. Pada perdagangan saham kemarin investor lebih memilih melepas saham dan lebih menahan diri dalam bertransaksi pasca diumumkannya hasil kinerja emiten kuartal III yang merosot. Sentimen negatif dari aksi buang saham yang dilakukan para investor sebesar Rp 998.81 miliar semakin memperburuk kondisi IHSG kemarin dimana indeks tergerus hampir 3% ke level 4,472.02, lebih anjlok dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya. Secara sektoral pun seluruh indeks kompak memerah dengan pelemahan terdalam ditempati oleh basic industry yang turun sebesar 4.82%.

Bursa Jepang turun pada penutupan market kemarin diikuti perdagangan yang dinilai tipis seiring dengan masih adanya kekhawatiran investor terhadap hasil pertemuan Kebijakan BOJ hari ini. Rilisnya data industrial production bulan September yang lebih baik dari sebelumnya memberikan harapan akan adanya pelonggaran lebih lanjut ketika pertemuan BOJ, namun tidak mampu menopang saham Jepang untuk naik. Nikkei lengser 0.17%, ST-Times jeblok sebesar 1.28%, Sensex turun 0.75% dan Hangseng melemah 0.60%. sedangkan Shanghai justru naik 0.36%.

Rilisnya data GDP Growth Rate QoQ Adv kuartal III yang turun dari 3.9% menjadi 1.5% turut menekan bursa AS. Saham-saham di Wall Street jatuh diikuti dengan anjloknya Dollar terhadap sekeranjang mata uang. Selain itu, data penjualan rumah AS yang mengalami perlambatan juga menjadi katalis jatuhnya bursa Wall Street ke jurang negative. DJIA mencatatkan penurunan sebesar 0.13%, S&P 500 melemah tipis 0.04% dan Nasdaq turun 0.42%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara indeks utama di Euro Area juga mengalami pelemahan didorong oleh beberapa kinerja saham perbankan yang mengecewakan dan data consumer confidence final bulan Oktober yang semakin buruk. Indeks FTSE 100 tergerus 0.65%, CAC 40 turun 0.10% dan DAX melemah sebesar 0.29%.

Kami memperkirakan IHSG akan bergerak melanjutkan pelemahan seiring dengan data teknikal yang juga mengkonfirmasi beberapa indikator yang bergerak melemah. Indikator MFI, Momentum, RSI dan Stochastic Oscillator bergerak turun. Sedangkan MACD Histogram baru saja megkonfirmasi deadcross. Kami prediksikan IHSG akan bergerak di kisaran 4432-4505.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads