Kiwoom Securities: Dow Jones Mengangkat Bursa Regional

Kiwoom Securities: Dow Jones Mengangkat Bursa Regional

Kiwoom Securities - detikFinance
Selasa, 03 Nov 2015 08:39 WIB
Kiwoom Securities: Dow Jones Mengangkat Bursa Regional
Jakarta - Cukup positifnya Dow Jones yang juga mengangkat naik bursa regional dapat memberikan dukungan. IHSG menutup perdagangan di kisaran positif di tengah masih adanya minat jual asing kemarin yang dapat memperlambat peluang penguatan lanjutan. Sehingga, kami memperkirakan IHSG akan berada di kisaran positif pada hari ini.

 

ADHI - Kinerja 9M 2015

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PT Adhi Karya (ADHI) membukukan kenaikan laba bersih 9M 2015 sebesar 35.97%Yoy menjadi Rp 137.36 Miliar Vs Rp 101.02 Miliar pada 9M 2014 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan sebesar 4.34%Yoy menjadi Rp 5.41 Triliun pada 9M 2015. Laba usaha tercatat naik sebesar 14.57%Yoy menjadi Rp 389.49 Miliar pada 9M 2015.

 

BSDE - Kinerja 9M 2015

PT Bumi Serpong Damai (BSDE) membukukan penurunan laba bersih 9M 2015 sebesar 46.9% Yoy menjadi Rp 1.7 Triliun Vs Rp 3.2 Triliun pada 9M 2014 lalu, kendati membukukan kenaikan penjualan sebesar 18% menjadi Rp 4.6 Triliun. Laba operasi tercatat naik 14% menjadi Rp 2.16 Triliun pada 9M 2015.

 

LPCK - Kinerja 9M 2015

PT Lippo Cikarang (LPCK) membukukan kenaikan laba bersih 9M 2015 sebesar 7.38%Yoy menjadi 730.43 Miliar Vs Rp 680.21 Miliar pada 9M 2014 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan usaha sebesar 11.44%Yoy menjadi Rp 1.47 Triliun pada 9M 2015. Laba usaha tercatat naik sebesar 7.96%Yoy menjadi Ro 731.93 Miliar pada 9M 2015.

 

TBLA - Bisnis gula

Manajemen PT Tunas Baru Lampung (TBLA) memperkirakan pendapatan mencapai kisaran Rp 7-7.5 Triliun tahun depan seiring beroperasinya pabrik gula. Kontribusi bisnis gula dan sawit diharapkan mencapai 40:60 terhadap total pendapatan perusahaan. Hingga 9M 2015 bisnis gula memberi kontribusi 12% terhadap pendapatan, diharapkan naik menjadi 20% pada akhir tahun. TBLA tengah menyelesaikan pembangunan pabrik gula di Terbanggi (Lampung) dengan kapasitas 8,000 ton cane per day (TCD). Kebutuhan dana investasi pabrik tersebut mencapai kisaran Rp 1.2 Triliun hingga Rp 1.5 Triliun. Saat ini proses konstruksi telah mencapai 40% - 45% penyelesaian, ditargetkan selesai pada pertengahan 2016. TBLA mengalokasikan dana belanja modal sekitar Rp 1.2 Triliun tahun depan untuk menyelesaikan pembangunan pabrik gula serta melanjutkan penanaman tebu hingga mencapai luas 12,000 Ha dari luas lahan tebu 8,000 Ha saat ini.

 

TLKM - Belanja modal 2016

PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) mengalokasikan belanja modal minimal sebesar Rp 25 Triliun pada tahun 2016, naik dibandingkan belanja modal tahun ini sebesar Rp 22 Triliun. Belanja modal akan digunakan untuk ekspansi jaringan dan akuisisi. Salah satu perusahaan yang akan diakuisisi TLKM adalah AP Teleguam Holdings Inc, induk usaha GTA Teleguam, perusahaan telekomunikasi di Guam (Amerika Serikat). Saat ini perseroan masih menunggu persetujuan dari otoritas Guam terkait transaksi tersebut, diharapkan pada awal tahun 2016 akuisisi tersebut selesai.

 

(ang/ang)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads