Mayoritas bursa Regional rebound. Hanya bursa Jepang dan China yang masih belum mampu beranjak dari zona negative. Nampaknya data manufaktur Jepang yang mengalami penurunan menjadi pukulan berat bagi kedua bursa ini. Kemarin, indeks Nikkei jatuh 2.10% dan Shanghai turun 0.25%. Selebihnya seluruh indeks mencetak penguatan dengan kenaikan tertinggi dipimpin oleh indeks TWSE yang naik sebesar 1.14%.
Kondisi factory orders AS bulan September yang mengalami penurunan menjadi -1.0% di tengah nilai mata uang dollar yang terus menguat tidak lantas menjadi penghambat bagi bursa Wall Street untuk tetap menguat. Pada saat yang sama, sektor energi mengalami kenaikan dibandingkan dengan hari Selasa mendorong saham-saham berbasis teknologi untuk terus melaju. Selain itu, harga minyak mentah yang juga naik membuat perusahaan minyak Exxon dan Chevron ikut naik. Hal ini membantu indeks Dow Jones menguat. Pada perdagangan semalam DJIA naik sebesar 0.50%, S&P 500 naik sebesar 0.27% dan Nasdaq juga mencatatkan kenaikan sebesar 0.35%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kami memperkirakan IHSG akan bergerak menguat seiring dengan meningkatnya kepercayaan investor terhadap perekonomian domestik. Secara teknikal, mayoritas indikator sudah menunjukkan pembalikkan arah. MFI, RSI dan Stochastic Oscillator bergerak menguat. Kami memprediksikan IHSG akan bergerak di kisaran 4485-4580.
(ang/ang)











































