Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali memanfaatkan kesempatan yang ada untuk terus melakukan penguatan pada perdagangan Rabu kemarin (4/11). Sepanjang perdagangan indeks bergerak menguat didukung oleh naiknya saham-saham unggulan akibat dari aksi beli para investor yang cukup ramai disertai dengan pergerakan Rupiah yang menguat terhadap Dollar, meski masih lebih tinggi dibanding hari sebelumnya yang berada di posisi 13.400an. IHSG kembali parkir di level 4600an, tepatnya di 4,604.21 dengan kenaikan sebesar 1.57% atau 71.20 poin. Seluruh indeks sektoral tercatat mengakhiri pergerakannya di teritori positif dimana sektor basic industry memimpin penguatan sebesar 2.90%, diikuti sektor finance yang mengalami kenaikan 2.32%. Dampak deflasi masih menjadi momok yang menyenangkan bagi sektor perbankan. Selain itu, positifnya mayoritas bursa regional dan bursa AS juga menjadi katalis penggerak IHSG kemarin. Investor asing membukukan net buy sebesar Rp 267.01 miliar.
Sama halnya dengan bursa Asia yang juga ditutup di zona positif. Saham Jepang berhasil rebound didorong data consumer confidence bulan Oktober yang meningkat menjadi 41.5. Di samping itu, naiknya kelompok induk perusahaan Japan Post Holding Co dan Saham Japan Post Bank Co yang lebih tinggi dari harga penawaran umum perdana, membantu menopang kenaikan saham Jepang dimana Nikkei mencatatkan kenaikan sebesar 1.30%. Shanghai juga ditutup melambung cukup tinggi yakni sebesar 4.31% seiring dengan membaiknya data Caixin General Services PMI bulan Oktober.
Bursa Wall Street ditutup melemah seiring dengan pernyataan Yellen bahwa kemungkinan besar tingkat suku bunga akan βlepas landasβ pada bulan Desember. Namun Yellen mengatakan bahwa tarif akan naik secara perlahan-lahan untuk tetap menjaga pemulihan ekonomi AS. Kemarin, AS meriis data positif dari Balance of Trade bulan September dari sebelumnya $-48.02B menjadi $-40.81B dan data ISM Non- Manufacturing PMI bulan Oktober menjadi 59.1 dari 56.9. Sedangkan data Adp Employment Change bulan Oktober turun menjadi 182K.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, mayoritas Saham Eropa ditutup menguat di level tertinggi mereka pada Rabu kemarin setelah Janet Yellen mengatakan kemungkinan menaikkan Fed Rate di bulan Desember. Indeks FTSE 100 naik 0.46% dan CAC 40 naik 0.25%. Hanya DAX yang melemah sebesar 0.97%. Meski indeks blue chip Jerman melaporkan kinerja yang kurang menggembirakan setelah skandal di produsen mobil Volkswagen melebar, namun hal ini tidak menjadi penghambat dua indeks utama di bursa Eropa untuk tetap melaju.
Kami memperkirakan IHSG akan bergerak menguat seiring dengan penantian rilisnya data GDP Growth Indonesia kuartal III hari ini. Secara teknikal, indicator MACD Histogram dan MFI menguat. Sedangkan Momentum baru saja membentuk goldencross. Kami memprediksikan IHSG akan bergerak di kisaran 4565-4670.
(ang/ang)