IHSG Konsolidasi Sebelum Lanjut Bullish

IHSG Konsolidasi Sebelum Lanjut Bullish

Ellen May - detikFinance
Jumat, 06 Nov 2015 08:22 WIB
IHSG Konsolidasi Sebelum Lanjut Bullish
Jakarta - Indeks Dow Jones ditutup di level 17,863.43 melemah tipis 4.15 poin (0.02%)

EIDO ditutup di level 21.51menguat 0.23 poin (+1.08%).IHSG ditutup di level 4,577.23 melemah 35.33 poin (-0.77%)

IHSG masih tertahan MA 100 yang saat ini angkanya berada di 4607. Hari ini pasar berpotensi bergerak mixed terbatas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BPS mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 4.73% pada kuartal 3 dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu.

Angka ini lebih rendah daripada pertumbuhan kuartal 3 2014 di 5.01%, dan di bawah ekspektasi 4.8%.

Pemerintah kemarin meluncurkan paket kebijakan VI. Paket kebijakan ini fokus pada pengembangan kawasan ekonomi khusus / KEK,

SPAM/Sistem Penyediaan Air Minum, dan mengenai impor bahan baku obat serta makanan.

Pengurusan perizinan impor obat menjadi lebih sederhana dan diperkirakan prosesnya hanya memakan waktu satu jam, 100% online dan tanpa kertas.

Beberapa saham yang perlu diperhatikan antara lain:

Sektor perbankan : BBCA, BBRI, BMRI waspadai aksi profit taking.

Sektor property : BEST* jika melampaui area 410, target 500-550, tunggu konfirmasi breakout.

CTRP menuju target #kopipagi di area 600, waspadai profit taking di area tersebut.

CTRS menuju target #kopipagi di 2600 waspadai aksi ambil untung jangka pendek di area tersebut.

LPCK jika ada koreksi manfaatkan untuk buy, boleh buy mulai sekarang, best price 8000, mid term target 10000. Stop loss jika turun di bawah 8000.

Sektor CPO : SGRO potensi menguji target #kopipagi kemarin di 1450.

Sektor lainnya : ACES jika turun kembali ke 670-680 manfaatkan untuk buy on weakness.

BISI jika terkoreksi ke 1280-1300 manfaatkan untuk buy on weakness. Hati2 likuiditas kecil.

MPPA range trading 2000 – target 2600, stop loss jikaa bergerak di bawah 2000.

SCMA menuju target #kopipagi di 3400 waspadai aksi profit taking di area tersebut.

Hold your stocks a little longer

Setelah masa suram dari bulan April hingga September, bulan Oktober terjadi penguatan. Bagaimana dengan bulan November?

Bulan November ini pasar cenderung bergerak terkonsolidasi dengan volatilitas cukup besar, artinya naik cepat,diikuti turun cepat.

Masa-masa konsolidasi setelah masa bearish panjang biasanya merupakan masa akumulasi.

Manfaatkan koreksi harga saham untuk mengkoleksi saham2 di sektor : property, konstruksi, perbankan, infrastruktur dan sektor barang konsumsi.

Manfaatkan momen saat ini untuk buy, dan hold hingga sekitar 6 bulan – 1 tahun ke depan.

Dimulainya masa bullish / trend naik seringkali membuat kita kehilangan barang, alias menjual saham di harga yang terlalu murah.

Supaya hasil transaksi Anda maksimal, sebaiknya pelajari analisis grafik secara mendalam untuk memahami timing beli dan jual yang terbaik.

Semoga #kopipagi 6 November 2015 mencerahkan dan salam profit!

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads