OSO Securities: Indeks Cenderung Datar

OSO Securities: Indeks Cenderung Datar

OSO Securities - detikFinance
Jumat, 06 Nov 2015 08:32 WIB
OSO Securities: Indeks Cenderung Datar
Jakarta - Hari Kamis kemarin (5/11), IHSG tersandung 0.77% atau turun 35.33 poin ke level 4,577.23. Pelemahan terjadi sejak dibukanya market dimana selama sesi perdagangan indeks sempat menguat ke level tertinggi di 4,614.26, namun penguatan tidak berlangsung lama. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang hanya mencapai 4.73%, lebih rendah dari ekspektasi meruntuhkan kepercayaan investor untuk kembali melakukan buying. Saham-saham unggulan yang sempat naik signifikan, kemarin jatuh akibat aksi profit taking yang dilakukan investor domestik. Hanya ada 77 saham yang bergerak naik dan 99 saham yang stagnan. Sementara saham yang jeblok justru lebih banyak yakni 181 saham. Seluruh indeks sektoral berakhir di zona merah, menambah sentiment negative terhadap pergerakan IHSG. Sektor Agri mencatatkan pelemahan paling dalam dimana sektor ini turun sebesar 2.28% disusul mining yang melemah sebesar 0.98%. Investor asing membukukan net buy meski sedikit yakni hanya Rp 66.28 miliar.

Sementara, saham Jepang ditutup mendekati level tertinggi selama 10 pekan pada Kamis kemarin karena pelemahan yen pasca pernyataan Yellen terkait suku bunga AS. Penguatan saham Jepang juga didorong oleh beberapa perusahaan yang mengkonfirmasi kinerja yang cukup baik, khususnya perusahaan yang berdiri di bidang makanan. Nikkei naik sebesar 1.00%. Selain itu, shanghai dan KLSE juga naik, masing-masing mencatatkan kenaikan sebesar 1.83% dan 0.17%. Selebihnya indeks bergerak melemah.

Bursa Wall Street memerah. Saham energi yang turun disertai harga minyak yang kembali tergelincir menyeret bursa Wall Street ke jurang pelemahan. DJIA tutun 0.02%, S&P 500 melemah 0.11% dan Nasdaq turun 0.29%. Para investor masih wait and see terhadap laporan nonfarm payrolls hari ini yang dinilai akan menjadi tolak ukur apakah The Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan depan atau tidak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbeda dengan Wall Street, mayoritas saham Eropa justru mencetak penguatan yang didukung oleh laporan pendapatan Jerman Adidas yang cukup baik diikuti dengan Bank Perancis Societe Generale yang naik 4% setelah laba kuartal ketiga naik. Hanya indeks FTSE 100 yang bergerak melemah sebesar 0.75%. Dua indeks lainnya yakni CAC 40 dan DAX naik 0.64% dan 0.39%.

Akhir pekan ini kami perkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan flat. Secara teknikal, indicator stochastic oscillator masih menguat. Namun MFI dan RSI melemah. Kami memprediksikan IHSG akan bergerak di kisaran 4530-4625.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads