Sementara indeks Nikkei naik pada Jumat kemarin didorong nilai mata uang yen yang melemah ditengah penantian data pekerjaan AS. Nikkei naik sebesar 0.78%. Selain itu, indeks Shanghai juga naik 1.91%.
Mayoritas indeks utama di bursa Wall Street mengalami penguatan dimana indeks Dow Jones naik 0.26% dan Nasdaq naik 0.38%. Penguatan terjadi dibantu oleh rilisnya data nonfarm payrolls bulan Oktober yang meningkat dari sebelumnya 137K menjadi 271K, serta data unemployment rate bulan Oktober yang juga membaik menjadi hanya 5% dari 5.1%. Positifnya beberapa data ekonomi AS semakin membuat The Fed optimis akan menaikkan suku bunga di bulan Desember mendatang.
Inline dengan bursa AS, dua dari tiga indeks utama di bursa Eropa juga menguat dimana indeks CAC 40 dan DAX masing-masing mencatatkan kenaikan sebesar 0.08% dan 0.92%. Sementara indeks FTSE 100 melemah sebesar 0.17%.
Kami memperkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan flat seiring dengan rilisnya beberapa data ekonomi AS yang membaik membuat pemimpin The Fed semakin yakin akan menaikkan suku bunganya bulan Desember mendatang. Secara teknikal, indikator Momentum dan RSI melemah. Sedangkan Stochastic Oscillator masih bergerak naik. Kami prediksikan IHSG akan bergerak di kisaran 4520-4610.
(ang/ang)











































