Saham Jepang masih melanjutkan rally di tengah pelemahan yen terhadap dollar pasca laporan pekerjaan AS yang kuat Jumat kemarin. Indeks Nikkei menguat 1.95%. Indeks Shanghai juga mencatatkan kenaikan 1.58% di tengah rilisnya data neraca perdagangan China yang menunjukkan bahwa negara tersebut sedang mengalami perlambatan. Selain itu, indeks yang juga mencetak penguatan yaitu indeks KLSE yang hanya naik tipis sebesar 0.02%.
Bursa Wall Street memerah di tengah meningkatnya spekulasi atas kenaikan Fed Rate bulan depan pasca rilisnya beberapa data ekonomi AS yang mengalami perbaikan. Perusahaan-perusahaan AS akan mendapatkan biaya pinjaman yang lebih tinggi jika Federal Reserve menaikkan suku bunganya. Investor juga terfokus pada kekhawatiran baru dari perlambatan China dimana negara tersebut merupakan pasar utama bagi banyak perusahaan di AS. DJIA turun 1.00%, S&P 500 melemah 0.98% dan Nasdaq juga turun sebesar 1.01%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kami memperkirakan IHSG masih akan bergerak melanjutkan pelemahan. Secara teknikal, indikator RSI dan Momentum bergerak melemah. Sama halnya dengan Stochastic Oscillator yang juga bergerak menurun menembus batas netral. Kami prediksi IHSG akan bergerak di kisaran 4455-4540.
(ang/ang)











































