OSO Securities: IHSG Ada Peluang Rebound

OSO Securities: IHSG Ada Peluang Rebound

OSO Securities - detikFinance
Rabu, 11 Nov 2015 08:44 WIB
OSO Securities: IHSG Ada Peluang Rebound
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih belum memiliki power untuk hijrah dari zona merah. Pada perdagangan Selasa kemarin (10/11), IHSG melemah sebesar 1.08% atau 48.45 poin ke level 4,451.05. Tercatat sebanyak 169 saham bergerak turun, 75 saham flat dan 103 saham rebound. Positifnya data ekonomi dari domestik yang rilis kemarin yakni Business Confidence kuartal III yang sebelumnya 105.46 menjadi 106.4, belum mampu mengangkat IHSG keluar dari teritori negatif. Selain itu, investor juga terlihat belum merespon baik data Retail Sales Indonesia bulan September yang naik menjadi 7.2% (YoY). Dari sepuluh indeks sektoral, hanya dua yang mampu mencetak penguatan. Adapun sektor-sektor yang naik adalah sektor aneka industri dan properti yang masing-masing mencatatkan kenaikan sebesar 0.83% dan 0.65%. Investor asing masih membukukan net sell Rp 504.32 miliar.

Pasar saham Asia ditutup mixed pada Selasa kemarin. Indeks Nikkei menguat sebesar 0.15% ke level 19,671.26 setelah dibelinya futures pada akhir perdagangan. Sementara indeks Shanghai melemah yakni turun sebesar 0.18% ke level 3,640.49. Pelemahan indeks Shanghai terjadi di tengah rilisnya data inflasi China bulan Oktober yang turun menjadi -0.3%. Sedangkan untuk data PPI China secara year on year bulan Oktober masih stay di -5.9%. Angka yang mengecewakan pada data China sangat cepat direspon oleh para pelaku pasar, sehingga indeks lebih sensitive dan rentan.

Sementara dari bursa Wall Street mayoritas indeks ditutup menguat dimana DJIA menguat 0.16% ke level 17,758.21 dan S&P 500 naik 0.15% ke level 2,081.72. Hanya indeks Nasdaq saja yang mengalami penurunan yakni sebesar 0.24% ke level 5,083.24. Penguatan yang terjadi pada dua indeks utama bursa Wall Street seiring dengan rilisnya beberapa data ekonomi AS yang mayoritas juga mengalami perbaikan. Data eksport dan import AS menunjukkan kenaikan meski masih di bawah ekspektasi secara month of month. Data eksport prices naik dari -7.4(yoy) menjadi -6.7%(yoy). Sedangkan import prices menjadi -10.5%(yoy).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal yang sama juga terjadi pada mayoritas indeks utama di bursa Eropa. Indeks CAC 40 mengalami penguatan tipis sebesar 0.02% dan DX mencatatkan kenaikan sebesar 0.16%. Sementara hanya indeks FTSE 100 yang melemah sebesar 0.32%.

Kami memperkirakan IHSG berpeluang rebound setelah mengalami pelemahan selama dua hari berturut-turut. Secara teknikal, mayoritas indicator masih bergerak menurun dimana indicator MFI, RSI dan Stochastic Oscillator sudah berada di bawah batas area netral. Kami prediksikan IHSG akan bergerak di kisaran 4410-4498.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads