First Asia Capital: IHSG Cenderung Terkoreksi di Akhir Pekan

First Asia Capital: IHSG Cenderung Terkoreksi di Akhir Pekan

First Asia Capital - detikFinance
Jumat, 13 Nov 2015 08:48 WIB
First Asia Capital: IHSG Cenderung Terkoreksi di Akhir Pekan
Jakarta - Di tengah tipisnya nilai transaksi, IHSG berhasil rebound tutup menguat terbatas 10,636 poin (0,24%) di 4462,225. Nilai tukar rupiah atas dolar AS yang menguat di bawah Rp13600 turut menopang sentimen positif pasar. Nilai transaksi di Pasar Reguler kemarin menipis hanya mencapai Rp3,2 triliun dan asing masih mencatatkan nilai penjualan bersih Rp397 miliar. Namun gerak IHSG yang terbatas kemarin mengindikasikan pasar masih diliputi sejumlah resiko terutama berasal dari eksternal seperti suramnya prospek perekonomian China setelah data yang keluar kemarin yakni jumlah pinjaman baru Oktober lalu di bawah ekspektasi pasar.

Pinjaman baru di China Oktober hanya 513,6 miliar Yuan turun 51% dari bulan sebelumnya 1,05 triliun Yuan dan di bawah konsensus ekonom sebelumnya 798,2 miliar Yuan. Jumlah pinjaman baru Oktober tersebut terendah dalam lima belas bulan terakhir dan kembali mengkonfirmasi melambatnya perekonomian negara tersebut. Selain faktor China, pasar emerging market juga memperhitungkan rencana kenaikan bunga FFR akhir tahun ini mengantisipasi testimoni sejumlah pejabat The Fed tadi malam. Seperti yang diperkirakan sejumlah pejabat The Fed seperti Presiden Bank Sentral Negara Bagian St Louis James Bullard, tadi malam menyatakan The Fed tidak perlu mempertahankan tingkat bunganya saat ini dan ini mengindikasikan kenaikan di pertemuan Desember mendatang.

Pernyataan ini menekan mata uang emerging market, pasar saham dan harga komoditas. Pelaku pasar cenderung menghindari aset beresiko. Tadi malam indeks saham di pasar global kembali tertekan. Indeks Eurostoxx di kawasan Euro melemah 1,76%, Di Wall Street indeks saham utama melemah 1,4%. Koreksi indeks saham tersebut turut dipicu anjloknya harga minyak mentah yang tadi malam di AS turun hamper 3% di USD41,65/barrel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mencermati perkembangan pasar saham global yang kurang kondusif tersebut, pergerakan IHSG di akhir pekan ini akan cenderung koreksi. Nlai tukar rupiah atas dolar AS juga akan cenderung melemah kembali. IHSG diperkirakan akan bergerak dengan kisaran 4430 hingga 4485.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads