OSO Securities: IHSG Rawan Koreksi

OSO Securities: IHSG Rawan Koreksi

OSO Securities - detikFinance
Senin, 16 Nov 2015 08:50 WIB
OSO Securities: IHSG Rawan Koreksi
Jakarta - IHSG berhasil dicatatkan positif pada akhir perdagangan pekan kemarin dengan naik 0.24% ke level 4,472.84. Mayoritas indeks ditutup menguat dipimpin oleh sektor Basic Industry dan Manufacture yang masing-masing naik 2.05% dan 1.29%. Rilisnya neraca pembayaran Indonesia kuartal III 2015 yang menurun, tercatat $ 4 miliar atau 1.86% PDB atau lebih baik dari defisit sebelumnya yaitu 3.02% dari PDB atau senilai $4,47 miliar. Sementara, rupiah masih tercatat melemah 0.64% ke level Rp 13,685.

Dari bursa Asia mayoritas indeks mengalami pelemahan yang dipimpin oleh indeks Hangseng dan Shanghai yang masing-masing melemah 2.15% dan 1.43% pelmahan indeks Hangseng dipicu oleh turunnya GDP hongkong kuartal III yang hanya 2% dari periode sebelumnya 2.3%.

Akhir perdagangan pekan kemarin mayoritas indeks utama Wall Street ditutup melemah di atas 1%. Indeks Dow Jones terkoreksi 1.15% ke level Rp 17,245.23, indeks S&P 500 melemah 1.12% ke level 2,023.04, dan indeks Nasdaq turun 1,54% ke level 4,597.88. Selama seminggu ini, rata-rata indeks AS sudah anjlok lebih dari 3.5%, terburuk sejak 6 minggu lalu. Pelemahan tersebut masih dipicu oleh penurunan harga minyak yang tertekan oleh ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Selain itu, rilisnya data Producer Price Index bulan Oktober yang kembali negatif dengan turun sebesar - 0.4% atau lebih rendah dari ekspektasi pelaku pasar yang berada di 0.2%, serta data Retail Sales bulan Oktober yang lebih rendah dari ekspektasi pasar yang hanya tumbuh 0.1% (MoM) dari perkiraan sebelumnya 0.3% (MoM) ikut menjadi katalis negatif pada perdagangan saham akhir pekan kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, indeks Utama Eropa juga ikut mencatatkan koreksi pada akhir pekan kemarin, indeks FTSE turun 0.98% ke level 6118, DAX melmeah 0.69% ke level 10.708 dan CAC terkoreksi 1% ke l;evel 4808. Rilisnya GDP Kawasan Zona Eropa kuartal III yang hanya 0.3%, lebih rendah dari periode sebelumnya 0.4% atau lebih rendah dari ekpektasi pelaku pasar 0.4%, ikut menjadi katalis negarid pada perdagangan akhir pekan kemarin.

Kami perkirakan hari ini IHSG berpeluang menguat namun masih rawan koreksi mengingat sentiment negatif indeks regional Asia yang rata-rata dibuka terkoreksi lebih dari 0.75%, seperti indeks ST- Times, Kospi dan Nikkei 225. Secara teknikal, IHSG sudah berada di area middle bollingerband, dengan indikator stochastic oscilator sudah membentuk goldencross pada area jenuh jual. Selain itu histogram MACD juga positif. Namun indikator MFI dan RSI masih bearish.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads