OSO Securities: IHSG Menanti Pengumuman BI Rate

OSO Securities: IHSG Menanti Pengumuman BI Rate

OSO Securities - detikFinance
Selasa, 17 Nov 2015 08:52 WIB
OSO Securities: IHSG Menanti Pengumuman BI Rate
Jakarta - IHSG kembali mencatatkan pelemahan dengan turun 0.69% ke level 4,442.18. Semua sektor ditutup terkoreksi dengan koreksi terdalam dipimpin oleh sektor MISC Industry dan Mining yang masing-masing turun 2.29% dan 1.50%. Salah satu faktor pelemahan indeks disebabkan oleh neraca perdagangan Indonesia yang mencatatkan surplus lebih rendah jika dibandingkan tahun lalu. Pada kuartal III neraca perdagangan Indonesia hanya tercatat U$S 127,2 miliar dari sebelumnya U$S 147,9 miliar. Perlambatan ekonomi China berpengaruh cukup signifikan terhadap ekspor Indonesia. Ekspor Indonesia ke China turun 20,1% dari sebelumnya U$S 13,7 miliar menjadi hanya U$S 11 miliar. Selain itu, rupiah yang terdepresiasi juga ikut menjadi katalis negatif. Hal ini membuat kepanikan pelaku pasar semakin menjadi, dimana pelaku pasar asing mencatatkan net sell senilai 425.84 miliar.

Dari bursa Asia, Rilisnya GDP Jepang kuartal III yang turun hingga 0.8%(YoY) dari penurunan sebelumnya yang hanya 0.7%(YoY) atau jauh diatas ekspektasi pasar yang optimis hanya turun 0.2% (YoY), menjadi katalis negatif pada perdagangan bursa JEpang yang membuat bursa Jepang turun 1.04% ke level 19,393.69. Sementara indeks Asia lainnya mayoritas juga terkoreksi, dengan pelemahan terdalam yaitu indeks Hangseng dan Kospi yang masing-masing melemah sebesar 1.72% dan 1.535.

Awal pekan ini indeks Utama di Bursa Wall Street berhasil rebound setelah saham energy berhasil menguat seiring dengan harga minyak yang naik pasca teror Prancis. Harga minyak berjangka AS berhasil naik ke level U$S 41,74 per barel dari sebelumnya U$S 40,06 per barel, yang diikuti oleh kenaikan saham Exxon 3,58% dan Chevron terbang 4,38%. Pelaku pasar optimis bahwa serangan teror Paris tidak terlalu berdampak signifikan terhadap perekonomian AS. Indeks Dow Jones naik 1.38% ke level 17.4821,61, indeks S&P 500 menguat 1.49% ke level 2,053.17 dan indeks Nasdaq naik 1,15% ke level 4,984.62. Volume perdagangan saham di Bursa AS tercatat 6,7 miliar atau dibawah rata- rata perdagangan selama 20 hari terahir yang berhasil tercatat dengan volume rata-rata sebesar 7,2 miliar saham. Beberapa pelaku pasar nampaknya masih wait and see menunggu keputusan kenaikan suku bunga AS pada akhir tahun ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kami perkirakan IHSG hari ini bergerak menguat terbatas di tengah penantian BI Rate. Secara teknikal MFI dan RSI masih terus melemah dengan histogram MACD yang kemblai negatif. Selain itu indikator stochastic oscilator masih berusaha untuk meninggalkan area oversold ke area normal. Kami perkirakan IHSG akan berada di kisaran 4380-4485.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads