Kiwoom Securities: IHSG Cenderung Melemah Hari Ini

Kiwoom Securities: IHSG Cenderung Melemah Hari Ini

Kiwoom Securities - detikFinance
Selasa, 24 Nov 2015 08:37 WIB
Kiwoom Securities: IHSG Cenderung Melemah Hari Ini
Jakarta - Mixed-nya bursa dunia dapat mempengaruhi arah perdagangan. IHSG menutup perdagangan turun setelah gagal melanjutkan penguatan kemarin. Namun, masih adanya minat beli asing kemungkinan dapat menghambat peluang negatif. Maka, kami memperkirakan IHSG akan bergerak cenderung melemah hari ini.

 

BRAU - Buyback obligasi

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PT Berau Coal Energy (BRAU) akan membeli kembali guaranteed senior secured notes yang ditebritkan Berau Capital Resources Pte. Ltd. senilai US$ 450 Juta dengan bunga 12.5% dan jatuh tempo pada Juli 2015 lalu yang telah berstatus gagal bayar. Selain itu BRAU juga akan melakukan tender atas offer guaranteed senior secured notes yang diterbitkan perseroan senilai US$ 500 juta dengan bunga 7.25% yang akan jatuh tempo pada tahun 2017. Penawaran tender akan digelar mulai 24 November hingga 16 Desember 2015. Buyback obligasi bertujuan untuk memperbaiki struktur keuangan.

 

INDY - Buyback obligasi

PT Indika Energy (INDY) akan membeli kembali sebagian surat utang dengan jumlah pokok senilai US$ 300 juta. Untuk itu perseroan akan melakukan tender offer surat utang tersebut melalui anak usahanya di Belanda, Indo Energy Finance BV. Pembelian kembali surat utang secara tunai dengan jumlah maksimal US$ 100 Juta. Surat utang yang dibeli adalah surat utang yang diterbitkan tahun 2011 dengan bunga 7% dan akan jatuh tempo pada tahun 2018. Pelaksanaan transaksi tersebut untuk mengurangi jumlah utang perusahaan secara keseluruhan. Pelaksanaan tender offer diajukan kepada pemegang surat utang sejak 23 November 2015 dan berakhir pada 21 Desember 2015.

 

MDKA - Cari pinjaman

PT Merdeka Copper Gold (MDKA) menjaminkan saham anak perusahaan, PT Bumi Suksesindo (BSI), untuk mendapat pinjaman bank senilai US$ 130 Juta. MDKA tercatat memiliki 99.8% saham BSI. Dana tersebut akan dialokasikan untuk mendukung belanja modal dan modal kerja tahun depan. MDKA mengalokasikan dana belanja modal mencapai Rp 126.5 Juta tahun depan untuk membangun proyek tambang Tujuh Bukit di Banyuwangi (Jawa Timur).

 

PTPP - Akuisisi Hasta Kreasimandiri

PT Pembangunan Perumahan (PTPP) membeli 99% saham perusahaan properti PT Hasta Kreasimandiri (HKM) senilai Rp 64.35 Miliar untuk menambah kontribusi recurring income terhadap total pendapatan. Pembelian saham juga dimaksudkan untuk menyelesaikan piutang. HKM adalah pengembang properti yang memiliki proyek di Kalimantan.

 

WIKA - Rencana ekspansi

PT Wijaya Karya (WIKA) menargetkan mendapatkan kontrak baru dari Arab Saudi, Filipina, dan Aljazair senilai total US$ 200 Juta pada tahun 2016. Dari Arab Saudi perseroan menargetkan mendapat kontrak baru senilai US$ 100 Juta. Di Filipina perseroan menunjuk anak usaha perseroan, PT Wika Beton (WTON) untuk bisnis ekspor tiang pancang (precast) dimana saat ini masih menunggu izin ekspor, dan di Aljazair perseroan akan mengincar proyek jalan tol yang akan dibangun di Aljazair.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads