Penurunan IHSG di masa pre-closing pada hari kemarin menjadi sebuah kejutan yang besar di tengah situasi pasar global yang relatif stabil. Yang menarik dari hampir semua saham indeks mover yang turun, rata-rata ditutup di posisi bid dengan antrian yang sangat besar sekali diluar kebiasaan transaksi harian.
Secara Teknikal kami melihat penurunan IHSG masih berada di atas support untuk yang ke empat kalinya semenjak Oktober. Kami melihat ini adalah peluang (buy on weakness) untuk saham-saham big caps dan LQ-45 yang terkoreksi cukup besar, seperti: PGAS, INDF, INTP, JSMR, BBCA, BMRI, WSKT, LPPF, ASII, BBRI,UNVR, BBNI, SMGR, PTPP, GGRM, KLBF, BBTN, TLKM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks bursa AS ditutup terkoreksi. DJIA -0,44%, S&P500 -0,46% dan Nasdaq - 0,31%. Indeks saham di Eropa ditutup bervariasi. Indeks FTSE100 di Inggris -- 0,30%, sedangkan indeks DAX di Jerman-0,78 % dan CAC di Perancis 0,56%. Dari Asia, Indeks Hang Seng di Hong Kong -0,33 % , indeks Nikkei225 di Jepang -0,69%.
Emas ditutup di US$ 1.064 per troy ounce atau -0,75%. Minyak mentah (OIL WTI) ditutup di US$ 41,68 per barel atau -0,22%.
(ang/ang)











































